JawaPos Radar

Karhutla di Riau Sudah Jerat 26 Tersangka

12/09/2018, 10:11 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kombes Pol Sunarto
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Polda Riau dan jajaran sudah menetapkan sebanyak 26 tersangka kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan. Para tersangka merupakan hasil proses 21 laporan yang ditangani sepanjang 2018.

Lembaga kepolisian yang paling banyak menjerat tersangka dalam kasus karhutla adalah Polres Rohil. Setidaknya ada tujuh tersangka yang ditetapkan. Kemudian tiga tersangka di Dumai, dua tersangka di Rohul, dan satu tersangka masing-masing di Polres Pelalawan dan Siak.

"Semuanya adalah perorangan, tidak ada koorporasi. Mereka (14 tersangka) masih ditahan di masing-masing polres," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Rabu (12/9).

Sementara sisanya sebanyak 12 tersangka, sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Yakni, di Dumai dan Rohil masing-masing tiga orang, Bengkalis dua orang, lalu Inhil, Pelalawan, Rohul dan Kampar masing-masing satu tersangka.

Kasus yang paling banyak ditangani ada di Polres Rokan Hilir (Rohil) dan Polres Dumai. Yakni, masing-masing dua kasus. Selanjutnya di Polres Pelalawan, Bengkalis, Rokan Hulu, masing-masing menangani dua kasus.

Kemudian di Polres Inhil, Siak dan Kampar, masing-masing menangani satu kasus. Sementara di Polres Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Kuantan Sengingi dan Pekanbaru, nihil. "Begitu juga dengan Ditreskrimsus Polda Riau, tidak ada kasus karhutla yang ditangani," ucap Sunarto.

Ada 11 kasus yang masih dalam penyidikan. Rinciannya, lima kasus di Rohil, tiga di Dumai, dan masing-masing satu kasus di Siak, Pelalawan, dan Rohul. Yang sudah proses pelimpahan tahap II ada 10 kasus. Adalah tiga kasus di Dumai, dua di Bengkalis, dan satu kasus masing-masing di Inhil, Pelalawan, Rohul, Kampar, dan Rohil. "Total luas lahan terbakar yang diproses hukum ini ada 120 hektare," ujar Sunarto.

Dia mengimbau baik masyarakat maupun koorporasi untuk tidak membakar lahan. Polisi tidak akan segan-segan menindak para pelaku pembakar lahan. "Kami tindak tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Sunarto.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up