JawaPos Radar

Kadisdik: Ruang Konseling SMK SPN Dirgantara Batam Tak Layak

12/09/2018, 20:43 WIB | Editor: Budi Warsito
Kadisdik: Ruang Konseling SMK SPN Dirgantara Batam Tak Layak
SMK Penerbangan SPN Dirgantara Batam (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) telah melakukan investigasi terkait prosedur pembinaan yang dilakukan SMK Penerbangan SPN Dirgantara Batam. Hasil investigasi ini, nantinya akan disesuaikan apakah melanggar prosedur atau tidak. Hal itu nantinya akan berkaitan erat dengan langkah perbaikan oleh Disdik terhadap sekolah.

Kepala Disdik Kepri, Muhammad Dali mengatakan, selama hasil investigasi belum diklarifikasi, pihaknya belum bisa menentukan apakah sekolah yang dikepalai oleh Susila Dewi ini menabrak aturan atau tidak dalam memberikan pembinaan terhadap siswanya yang bermasalah.

"Hasil investigasi akan diklarifikasi, baru diketahui apakah sesuai atau tidak dengan SOP (Standar Operasional Prosedur)," kata Dali ketika mengunjungi sekolah yang terletak Jalan Ahmad Yani, Kompleks Taman Eden No. 6-8 Batam Centre, Batam, Rabu (12/9) sore.

Kadisdik: Ruang Konseling SMK SPN Dirgantara Batam Tak Layak
Ruang konseling yang mirip ruang tahanan di SMK Penerbangan SPN Dirgantara Batam (Boni Bani/JawaPos.com)

Sementara untuk ruangan konseling, tempat dimana RS diinapkan, Dali mengaku kalau ruangan tersebut tidak layak. Karena tidak memiliki jendela sehingga pengap.

Dali melanjutkan, ia juga belum memahami konsep konseling yang diterapkan sekolah. Sehingga, ukuran layak tidaknya ruangan tersebut baru diukur dari pandangan kasar ketika melihat langsung.

Sedangkan untuk penggunaan borgol untuk mengamankan siswanya, Dali mengaku hal tersebut semestinya tidak boleh dilakukan. Ia menjelaskan bahwa, borgol cukup dikenal bendanya saja, jangan sampai diterapkan dalam sistem pembinaan siswa.

"Di dunia pendidikan tidak digunakan borgol. Saya pikir perlu diperbaiki," kata Dali.

Lebih jauh, kejadian yang melibatkan sekolah dan siswanya ini akan menjadi masukan penting untuk perkembangan sekolah dan dunia pendidikan ke depan. Begitu juga dengan sistem pengawasan yang dilakukan Disdik.

"Sekolah juga harus berubah dengan masukan yang ada," kata Dali lagi.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up