JawaPos Radar

Jokowi Anggap Daerah Ini Zona Merah, Prabowo Justru Target Menang 80 %

12/09/2018, 18:48 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Jokowi Anggap Daerah Ini Zona Merah, Prabowo Justru Target Menang 80 %
Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Uno (Kokoh/JawaPos.com)
Share this

Jawapos.com - Sumatera Barat (Sumbar) dianggap zona merah oleh tim pemenangan Jokowi menuju kursi Pilpres 2019 mendatang. Hal ini berkaca pada angka capaian Pilpres 2014 yang sangat kecil. Jokowi-JK kalah telak dengan pasangan Prabowo-Hatta yang unggul lebih 70 persen.

Meski begitu, beberapa pengamat politik Sumbar menyebut, potensi kenaikan suara Jokowi di Sumbar 2019 sangat terbuka. Menurut Asrinaldi, rentetan kunjungan Jokowi ke Sumbar justru akan berdampak positif untuk mendongrak anjloknya perolehan suara Jokowi empat tahun silam.

Apalagi, tidak sedikit program pembangunan infrastruktur yang "dihalau" Jokowi ke Ranah Minang.

Jokowi Anggap Daerah Ini Zona Merah, Prabowo Justru Target Menang 80 %
Sekretaris Partai Gerindra Sumbar, Desrio Putra (Riki Chandra/JawaPos.com)

"Masyarakat Sumbar tentu punya pertimbangan dalam memilih Presiden dan Wapres. Memang, 2014 lalu, Jokowi mendapat dukungan rendah. Tapi, perhatian Jokowi akhir-akhir ini pada masyarakat Sumbar akan mempengaruhi pilihan masyarakat," terang Asrinaldi beberapa waktu lalu pada Jawapos.com.

Apalagi, pelaksaan Pilpres 2019 jauh berbeda dengan 2014 lalu. Yakni, dilakukan serentak dengan pemilihan legislatif (pileg) pusat hingga daerah. Kondisi ini menuntut tim pemenangan bekerja ekstra. Sebab, selain untuk memenangkan Capres dan Cawapres yang diusung, politisi parpol juga berjuang mendapatkan kursi di parlemen.

Sementara itu, Sekretaris Partai Gerindra Sumbar, Desrio Putra memastikan, partai pengusung Prabowo-Sandi akan berjuang mati-matian untuk kembali memenangkan suara di Ranah Minang.

"Semua partai pengusung menargetkan kemenangan 80 persen suara untuk Prabowo-Sandi di Sumbar. Hal ini sudah kami sepakati dalam rapat beberapa hari lalu," kata Desrio, Rabu (12/9).

Menurutnya, pertarungan legislatif yang serentak digelar bersama Pilpres bukan halangan untuk memenangan Capres dan Cawapres yang diusung.

"Justru sebaliknya, bisa dijadikan motor penggerak dan komitmen bersama untuk saling bahu membahu memperoleh dukungan masyarakat," terangnya.

Di sisi lain, hingga kini, koalisi partai pengusung Prabowo-Sandi belum menetapkan siapa yang akan menjadi ketua tim pemenangan wilayah Sumbar. "Ya, kami bersama pimpinan partai PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya Sumbar sudah rapat. Tapi, baru membahas seputar penyusunan tim kampanye. Rencannya di rapat selanjutnya, kemungkinan pekan depan, baru dibentuk," katanya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up