Erick Thohir Diprediksi Kesulitan Menangkan Jokowi di Jatim

12/09/2018, 20:58 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengumumkan Ketua Tim Pemenangan Nasional di Rumah Cemara, Menteng, Jumat, (7/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jawa Timur sebagai kantong besar warga Nahdlatul Ulama (NU) akan menjadi tantangan yang cukup alot bagi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin, Erick Thohir. Erick diprediksi akan mengalami kesulitan untuk menggarap pemilih di Jawa Timur jika tidak memiliki partner yang tepat.

Jika ingin mendapat dukungan warga Jatim dengan maksimal, Erick Thohir harus hati-hati menunjuk tim pemenangan di Jatim. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi, diantaranya tokoh yang dapat menjangkau Nahdliyin atau gampang diterima oleh semua kalangan.

Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Politik Surokim Abdussalam kepada JawaPos.com, Rabu (12/9). "Erick Thohir tidak mudah bisa masuk ke basis-basis suara dominan khususnya Nahdliyin. Jika ingin merebut suara pemilih, maka Erick Thohir harus mendapat partner tokoh Nahdliyin populer atau birokrat relegius populer untuk bisa merebut ceruk pemilih jatim yang dinamis," kata dia.

Selain itu, Erick Thohir juga perlu berusaha dengan ekstra keras jika ingin masuk pada basis pemilih rulal area atau masyarakat pedesaan. Pasalnya, Jatim sebagai daerah pemilih terbanyak kedua setelah Jawa Barat, masyarakatnya banyak tersebar di pedesaan atau daerah-daerah yang terpencil.

"Tantangan terbesarnya adalah meraih dan mendekati pemilih tradisional yang belum banyak terpapar media dimana selama ini mereka masih kuat memegang patron pada tokoh agama dan birokrat," imbuh dekan FISIP Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.

Diakui Surokim, nama Erick Thohir sangat asing bagi pemilih tradisional di Jatim. Peneliti Surabaya Survei Center ini menyebut, Erick Thohir hanya dikenal olah para pemilih pemula. Hal ini tidak lepas dari suksesnya Asian Games beberapa waktu lalu yang diketuai oleh Erick Thohir.

"Sejauh ini Erick Thohir hanya populer di kalangan anak muda penggemar sepak bola dan sebagai penyelenggara Asian Games dan itu saja tidak cukup untuk bekal perang di Jatim," pungkasnya.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi