JawaPos Radar

Kenalkan Potensi Sumber, Ratusan Ibu-ibu Fashion Show Baju Sampah

12/08/2018, 22:41 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kenalkan Potensi Sumber, Ratusan Ibu-ibu Fashion Show Baju Sampah
FASHION RECYCLE: Sejumlah ibu-ibu mengikuti fashion show recycle pada event Festival Kampung Banyu 2. (Fiska Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ada pemandangan berbeda di sekitar wisata air Sumber Gentong yang ada di Dusun Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (12/8). Sejumlah ibu-ibu terlihat melenggak-lenggok di pinggir sumber dengan mengenakan pakaian yang terbuat dari sampah.

Sampah-sampah plastik itu pun disulap menjadi gaun-gaun yang indah dipandang. Dengan gaya yang lucu, ibu-ibu itu menampilkan hasil karyanya. Setidaknya ada sekitar 100 peserta yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak yang mengikuti lomba fashion show.

Nama kegiatannya Festival Kampung Banyu 2 sekaligus peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73. Ada beragam kegiatan yang dilakukan. Mulai dari fashion show recycle dan bordir, pameran UMKM, dan beberapa lomba air.

Camat Pakis, Firmando Hasiholan mengatakan, event ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan Festival Kampung Banyu. "Tahun lalu juga ada. Sekarang kami kemas dalam Festival Kampung Banyu yang ke-2," ujarnya.

Firmando menyampaikan, event ini tidak hanya sekedar untuk memperingati HUT RI kee-73 saja, melainkan juga untuk mengenalkan potensi wisata air di daerah tersebut. "Banyak sumber-sumber air di Kecamatan Pakis ini yang belum tersentuh. Harapannya bisa dikenal, dikelola," terangnya.

Dia menerangkan, ada serangkaian kegiatan yang dilakukan pada event tersebut. Antara lain, lomba da'i cilik, festival drum, lomba mancing oleh perempuan, lomba lari di air, dan masih banyak yang lainnya. "Rangkaian event sudah mulai sejak 8 Agustus kemarin," terangnya.

Sementara itu, untuk lomba fashion recycle yang digelar hari ini, Firmando menjelaskan jika lomba itu dipilih mengingat banyaknya jumlah kelompok bank sampah yang ada di Pakis. "Disini ada 16 kelompok bank sampah, dan itu meningkat dari tahun lalu," kata dia.

Dia berharap, dengan adanya event tersebut, jumlah bank sampah bisa semakin berkembang. "Harapannya, semua desa bisa kelola sampah. Nantinya, tempat wisata lokal ini juga bisa terpelihara. Sehingga, masalah sampah di sumber bisa teratasi," pungkasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up