JawaPos Radar

Tukar Guling Lahan Hotel GDK Belum Beres

12/07/2018, 16:03 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Hotel Griya Dharma Kusuma
Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) di Jalan Trunojoyo, Bojonegoro. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Proses tukar guling tanah yang digunakan bangunan Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) masih belum tuntas. Bangunan hotel yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro itu berdiri di atas tanah milik PT Pos Indonesia.

Lahan yang berlokasi di di Jalan Trunojoyo, Bojonegoro itu sudah digunakan Pemkab Bojonegoro sejak 2005 silam. Hingga saat ini belum dilakukan proses tukar guling. Di sisi lain, PT Pos Indonesia juga menggunakan Aset Pemkab Bojonegoro sebagai kantor.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bojonegoro M Ibnu Soeyoeti membenarkan bahwa proses tukar guling tanah Hotel GDK dengan PT Pos Indonesia masih belum selesai. "Iya, memang belum ditukar guling," kata Ibnu Soeyoeti, Kamis (12/8).

Proses tukar guling tanah masih menunggu legal formil yang diminta Kantor Pertanahan Negara (KPN) sebagai salah satu syarat tukar guling. "Legal formil itu harus ada legalisir dari Bagian Hukum. Tapi sampai sekarang belum dilakukan," imbuhnya.

Ibnu Soeyoeti menambahkan, selama ini status tanah yang di atasnya dibangun hotel GDK masih hak milik PT Pos Indonesia. Pemanfaatannya berdasarkan perjanjian tertulis.

Sedangkan tanah yang digunakan PT Pos Indonesia yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, merupakan aset Pemkab Bojonegoro. "Istilahnya saling pinjam saja sekarang ini. PT Pos Indonesia pinjam tanahnya pemkab dan sebaliknya, Pemkab pinjam tanah mereka untuk GDK," terangnya.

Pihak Pemkab Bojonegoro terus berupaya menyelesaikan proses tukar guling tersebut. Bisa jadi jika ada SK baru, maka proses akan cepat terselesaikan. "Misalnya ada SK baru kepada Pj Bupati sekarang ini, mungkin ya bisa dilaksanakan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Pemkab Bojonegoro Ahmad Faisol menyangkal jika mendapat wewenang atau terlibat dalam proses tukar guling tanah di Jalan Trunojoyo. "Bagian Hukum tidak ada urusan apa-apa dengan proses tukar guling tanah tersebut," terangnya.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up