JawaPos Radar

Tekan Biaya, PT Pelni Gandeng Pemprov Sulsel Optimalkan Tol Laut

12/07/2018, 21:48 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kapal Kemenhub
Kapal Navigasi milik Kemenhub saat peluncuran di Batam. (Dalil Harahap/Batam Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Pelni bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berupaya untuk mengoptimalkan program nasional tol laut. Hal itu untuk menekan biaya disparitas proses distribusi produk ke daerah di kawasan Timur Indonesia melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Di hadapan penjabat sementara (Pjs) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya I Tobi menyebut tentang kapasitas kapal Pelni untuk tol laut masih cukup besar. Katanya, terdapat beberapa perusahaan yang ingin mengirim barang ke wilayah Indonesia Timur serta ke wilayah terpencil-terisolir melalui program tol laut.

"Makassar ini menjadi salah satu pelabuhan yang besar dan tinggi jumlahnya untuk barang-barang yang diangkut melalui tol laut," terangnya di Makassar, Kamis (12/7).

Dalam visi tol laut pemerintahan Jokowi-JK dijelaskan Insan, untuk penekanan biaya disparitas, PT Pelni telah ditugaskan menjaga konektivitas distribusi barang antar wilayah Indonesia Timur ke Barat, atau pun sebaliknya melalui good logging.

Dipastikan hal itu akan berpengaruh untuk pengiriman-pengiriman barang-barang yang bisa didistribusikan ke daerah-daerah timur. "Kita berharap disparitas harga itu semakin kecil antar daerah barat dan timur. Itu yang kita kejar," jelas Insan.

Pjs Gubernur Sulsel, Sumarsono pun telah memberikan beberapa masukan kepada PT Pelni untuk mengoptimalkan program tol laut tersebut.

"Pelni inikan di subsidi, jadi kalau kapasitasnya 40 persen katakanlah yang selama ini dianggap terutama barang. Padahal dalam mendukung tol laut utamanya kan barang dan arus komunikasi itu lancar," ucapnya.

Sumarsono berpendapat, muatan hasil produksi dari Makassar ke wilayah timur itu berlimpah, namun saat proses baliknya itu berkurang. Kehadiran PT Pelni dalam diharapakan dapat meningkatkan dan mengoptimalkan program tol laut ini.

"Jadi itu saya perintahkan pada pimda yang dampingi saya, kita kordinasi ke Bappeda, serta instansi teknis untuk memetakkan kebutuhan, demand and supply," pungkasnya.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up