JawaPos Radar | Iklan Jitu

Masa Kejayaan Mataram Akan 'Dibangkitkan' di Bantul

12 Juli 2018, 16:29:27 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Masa Kejayaan Mataram Akan 'Dibangkitkan' di Bantul
WISATA: Situs Goa Siluman yang ada di Kecamatan Banguntapan Bantul, yang merupakan peninggalan Sultan HB II saat ini juga masih belum maksimal tergarap wisatanya. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Secara bertahap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan mengangkat kembali masa-masa kejayaan Kerajaan Mataram melalui peninggalan-peninggalannya. Hal itu untuk memaksimalkan wisata bernilai jual tinggi bagi wisatawan asing.

Upaya itu sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam mendongkrak kunjungan wisatanya.

"Kemarin Sultan menyampaikan, perlu adanya wisata mengenang kembali Kerajaan Mataram. Jadi ini yang masuk menjadi program kami juga," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo, Kamis (12/7).

Dikatakannya banyak peninggalan Kerajaan Mataram yang berada di lingkupnya. Seperti di Kecamatan Pleret serta di Banguntapan. "Di Pleret kami sudah ada museum, tinggal dilakukan perawatan dengan baik," ujarnya.

Kemudian di daerah Banguntapan, ada beberapa peninggalan sejarah pula. Seperti Masjid Pathok Negoro, yang merupakan petilasan dari Sultan Hamengku Buwono I.

Beberapa petilasan yang ada di Banguntapan, memang belum memadai dalam segi infrastrukturnya jika dikunjungi oleh wisatawan. Untuk itu, saat ini pun sudah dilakukan koordinasi dengan masyarakat setempat agar bisa saling bekerja sama menggarapnya.

"Terutama di sisi lahan parkirnya, masih kurang memadai. Jadi selain keindahan alam, peninggalan sejarah pun akan kami dorong untuk bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan," ucapnya.

Sementara anggota komisi B DPRD Kabupaten Bantul Setiya menambahkan, pihaknya pun mengapresiasi langkah yang ditempuh untuk mendongkrak kunjungan wisata itu.

"Pemerintah harus serius untuk mewujudkan itu. Pembangunan juga harus terintegrasi antara destinasi dengan destinasi lain. Jadi saling melengkapi," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up