JawaPos Radar

Ini Penjelasan Puslabfor Soal Dahsyatnya Ledakan di Ruko Grand Wijaya

12/07/2018, 19:10 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ini Penjelasan Puslabfor Soal Dahsyatnya Ledakan di Ruko Grand Wijaya
Ledakan tabung gas 12 kg membuat hancur beberapa ruko di Grand Wijaya. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Pusat Laboratorium Forensik berhasil menemukan penyebab ledakan yang terjadi di sebuah rumah toko di Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (12/7) setelah melakukan pemeriksaan satu jam. Ternyata, itu akibat kebocoran gas.

"Penyebab ledakannya itu akibat kebocoran gas," ujar Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Mabes Polri Kombes Ulung Kanjaya di lokasi.

Dia menerangkan, sebagian gas dari tabung 12 kg tersebut keluar memenuhi ruangan dapur yang kecil dan pengap. Kemudian, gas menyebar ke ruangan kantor. "Nggak ada ventilasi, ke belakang situ tetutup dinding," imbuhnya.

Tak jauh dari lokasi tabung, terdapat colokan listrik dispenser dan diduga menjadi pemicu ledakan yang cukup dahsyat semalam. "Gas itu kalau sudah mengisi satu ruangan, kalau terpicu api, meledaknya kayak bom," jelas Ulung.

Sejauh ini pihaknya masih mendalami mengama gas tersebut bisa bocor. Sebab, tabungnya sendiri dalam kondisi cukup baik.

"Itu yang kita dalami di lab penyebabnya apakah di sistem regulatornya atau di kompornya. Kalau tabungnya si nggak bocor. Karena yang 12 kg itu ternyata kita angkat masih berat, kemungkinan keluar nggak banyak," tutur Ulung.

Begitu pula apakah gas tersebut baru dipasang ke kompor atau sudah lama. "Nanti didalami Polres itu yang sering menggunakan di dapur, itu nanti diinterogasi, dia gunakan itu sudah berapa lama," tukas Ulung.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pihaknya masih mencari dan mengumpulkan bahan keterangan dari beberapa saksi dan terutama pemilik ruko yang mengalami ledakan.

"Kita ingin tau gas digunakan sejak kapan, beli dimana, kemudian terakhir dipakai kapan, ditambah alat-alat bukti yang disita Puslabfor untuk didalami lebih jauh," bebernya.

Di sisi lain, Indra mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama yang menggunakan kompor gas sekaligus tabung gas memastikan dalam kondisi baik dan aman. Jikalau ada gangguan, dia berharao segera dilaporkan atau melepas sambungan.

"Sehingga tidak begitu saja gas keluar dan memicu ledakan. Kalau sudah bunyi, apalagi menimbulkan bau gas, nah itu jangan sampai," pungkas Indra.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up