alexametrics

Pembersihan Abu Vulkanik Difokuskan di Sekolah dan Tempat Wisata

12 Mei 2018, 12:34:42 WIB

JawaPos.com – Letusan freatik Gunung Merapi masih menyisakan persoalan. Abu vulkanik dari semburan gunung berapi itu menutupi sejumlah tempat. Proses pembersihan abu vulkanik pun terus dilakukan. Terutama di beberapa tempat umum dan sekolah-sekolah. Tujuanya agar secepatnya bisa digunakan untuk beraktivitas seperti biasa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan mengatakan, setidaknya ada 7 mobil tangki yang dikerahkan untuk membersihkan abu di beberapa sekolah. “Ketebalan abu beragam. Ada tujuh tangki yang digunakan untuk membersihkan sekolah dan Puskesmas,” katanya, Sabtu (12/5).

Sekolah-sekolah itu di antaranya SD Kaliurang 1, SD Kaliurang 2, TK N Pangukan, TK ABA Boyong, SMP N 2 Pakem, Puskesmas Pembantu Kaliurang. Selain dari pihak instansi, masyarakat juga melakukan pembersihan secara gotong-royong.

Misalnya di kawasan Kaliurang, Sleman. Meski para pelaku wisata sudah ada yang mulai beraktivitas, namun sebagian orang masih sibuk membersihkan abu vulkanik. “Abunya halus. Jadi harus dibersihkan supaya tidak licin,” imbuh Kepala Resort Pakem dan Turi Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Teguh Wardaya.

Salah satu pedagang makanan di Kaliurang, Titik Kuntarini mengatakan, dirinya memilih untuk membuka toko meski kawasan wisata TNGM masih ditutup. “Daripada spaneng (jenuh), lebih baik beraktivitas. Pintu masuk depan (Kaliurang) tidak ditutup. Jadi memilih buka saja,” kata Titik yang berdagang oleh-oleh berupa jadah tempeini.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pembersihan Abu Vulkanik Difokuskan di Sekolah dan Tempat Wisata