JawaPos Radar

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian

12/05/2018, 09:24 WIB | Editor: Budi Warsito
Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian
Rumah orang tua Beny Syamsu di Jalan Kempas 12, RT 07 RW 12, Kelurahan Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kampar, Riau. (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Suara wanita yang melantunan ayat suci Al Quran terdengar dari dalam rumah di Jalan Kempas 12, RT 07 RW 12, Kelurahan Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kampar, Riau, pada Jumat (11/5) malam.

Rumah yang dicat berwarna biru tua dan di kelilingi pepohonan tepat di depan tanah lapang itu, merupakan kediaman Yuliarti, 60, orang tua dari napi teroris (nepiter) Beny Syamsu Trisno alias Abu Ibrahim.

Beny merupakan napiter yang tewas saat kerusuhan di Rutan Cabang Salemba, Komplek Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (8/5) lalu.

Saat JawaPos.com berkunjung ke rumah tersebut, rumah itu tampak gelap. Lampu di teras rumah sepertinya sengaja tak dihidupkan oleh si tuan rumah. Sekilas tampak seperti rumah tak berpenghuni. Namun tak lama setelah itu, seorang perempuan yang sudah berumur menggunakan mukenah putih pun mengintip dari jendela rumah dan membuka pintu.

Meski telah membuka pintu, namun perempuan itu enggan untuk ditanyai seputar Beny Syamsu. "Maaf, lagi ada gelar pengajian," ujarnya sambil berjalan ke ruang tengah rumah tempat beberapa orang perempuan itu mengaji.

Tak lama setelah itu, ada seorang perempuan lainnya yang membuka pintu samping rumah. Perempuan yang mengenakan daster batik itu juga tak mau berkomentar.

"Saya lagi sibuk urus anak," katanya langsung menutup pintu.

Dahroni selalu Ketua RT 07 RW 12, membenarkan bahwa orang tua Beny Syamsu memang merupakan warganya. Santer terdengar kabar bahwa, Beny akan dimakamkan di TPU Pandau, Pekanbaru. Namun, ia belum mendapat konfirmasi langsung dari pihak keluarga terkait kedatangan jenazah Beny.

"Sekarang keluarga lagi menunggu di rumah," ujarnya.

Menurut Dahroni, orang tua dan istri Beny sempat pulang ke kampung halamannya di Padang Pariaman, pada Kamis (10/5) kemarin. Rencananya, jenazahnya bakal dikebumikan di sana.

"Tapi sehari setelah itu mereka pulang," katanya.

Dahroni mengaku tidak mengetahui alasan kepulangan keluarganya ke Riau. Begitu juga dengan adanya penolakan dari warga Nagari Malai Limo Suku Timur, Padang Pariaman, Dahroni mengaku tidak tahu.

"Tidak tahu kami soal penolakan itu. Tapi kami melihat Keluarganya sudah kembali ke rumah," tukasnya.

Dahroni mengaku akan berkoordinasi bersama perangkat Desa Pandau Jaya jika memang Beny akan dimakamkan di sini. "Kami akan koordinasikan dengan kepala desa, lagi pula keluarganya tidak masuk dalam sosial kematian," ujarnya.

(ica/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 12/05/2018, 09:24 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up