alexametrics

Jadi Kurir Paket Narkoba, Pengemudi Ojek Online di Jakarta Selatan Diringkus Polisi

12 April 2019, 11:31:49 WIB

JawaPos.com – Pengemudi ojek online bernama Adhe Ferdana Putra, 27, terpaksa diringkus polisi setelah terbukti menjadi kuror pengedar narkoba. Dia ditangkap bersama rekannya bernama Mochamad Tauhid, 38, yang juga diduga terlibat mengedarkan barang haram tersebut.

Keduanya ditangkap polisi di lokasi yang berbeda. Adhe diamankan lebih dulu di sebuah tempat kos-kosan berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, (9/4). Sementara Tauhid diciduk di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (12/4) dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB.

Saat Aku diringkus, polisi mendapati sabu seberat 68 gram, dan ganja seberat 43,7 gram. Sementara, dari tangan Tauhid, polisi mengamankan sabu seberat 1,2 kilogram. Sabu itu tersimpan rapih di sebuah kotak kemasan susu dan kotak ponsel genggam.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjangkung mengatakan, penangkapan kedua pelaku ini berawal dari informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lokasi.

Selanjutnya, laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan menangkap tersangka pertama di Gang Sosial di Kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Kedua tersangka mengaku baru satu minggu jadi kurir barang haram itu. Namun, kami masih mendalami lagi. Kami tak serta merta percaya dengan pengakuan pelaku,” ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (12/4).

Kepada polisi, kedua pelaku mengaku hanya diperintahkan untuk mengirim barang haram itu. Mereka mengaku hanya diminta menaruh pesanan di suatu tempat yang sudah ditentukan, namun pembelinya tidak diketahui.

“Kedua pelaku itu mengaku tidak tahu harganya. Hanya bosnya yang tahu. Untuk itu, kami masih cari siapa bosnya. Bosnya sudah ditetapkan sebagai DPO,” ujarnya.

Atas perbuatannya kedua pekaku terancam dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 Juncto Pasal 111 ayat 1 UU RI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling berat kurungan seumur hidup.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Wildan Ibnu Walid



Close Ads