alexametrics

DPRD Tolak Komite Sekolah Kelola Dana Tambahan Makanan Murid SD

12 April 2019, 14:46:13 WIB

JawaPos.com – Pemprov DKI Jakarta akan memfasilitasi Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) bagi murid TD, SD, TPA, dan SLB. Anggaran yang disediakan pun cukup fantastis yaitu sebesar Rp 324 miliar.

Anggota Komisi E Sereida Tambunan mengaku, hal ini bisa rawan penyalahgunaan anggaran. Sehinga ia menyarankan agar anggaran tidak diserahkan kepada komite sekolah, sebab mereka tidak memiliki legalitas dalam hal pengelolaan.

“Kami tidak pernah membahas itu di komisi E mengenai ada dana makanan tambahan yang akan dikelola oleh komite sekolah. Ini peringatan untuk Dinas Pendidiakan. Komite sekolah itukan tidak ada legalitasnya dan itukan hanya perkumpulan orang tua murid,” ucap Serida saat dihubungi Jumat (12/3).

Selain itu, Sereida pun menegaskan bahwa dana makanan telah diatur di dalam Kartu Jakarta Pintar (KJP). Jadi jika orang tua wali ingin membeli makanan tambahan untuk anaknya, mereka tinggal menggunakan kartu tersebut.

“Ini pertanggung jawabannya ke siapa? Kami bukan tidak sepakat dengan gizi dan protein anak. Tetapi ini sudah ada dana KJP jadi duitnya itu dimasukan saja ke JKP,” tegasnya.

Sereida menyarankan jikalau dana KJP tidak cukup memenuhi makanan tambahan anak, maka Disdik DKI bisa menambah dana. Bukan malah melakukan program tersendiri untuk dikelola komite sekolah.

“Ini mengunakan APBD lebih baik dana untuk belanja ditambahkan karena di dalam KJP itukan sudah ada membeli daging sapi yang harganya Rp 100 ribu bisa harganya Rp 65 ribu, ayam harga Rp 35 ribu bisa jadi Rp 8 ribu. Di situ saja yang ditambahkan biar mereka bisa beli sendiri,” pungkasnya.

Editor : Erna Martiyanti

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads