alexametrics

Tersambung Gadget, QR Code Dapat Tunjukkan Obat Palsu Atau Bukan

12 Maret 2019, 20:10:16 WIB

JawaPos.com – Pemerintah mulai menerapkan QR and Barcode (QR Code) pada produk obat dan makanan. Sebagai langkah awal, BPOM RI akan mencetak QR Code pada produk medis. 

BPOM menyatakan telah mulai mensosialisasikan QR Code pada semua kemasan jenis obat dan vaksin. Setelah itu, BPOM akan menginstal sistem teknologi informasinya. 

Kepala BPOM RI Penny Lukito mengatakan, QR Code berisi semua informasi terkait produk obatnya. Sedangkan, sistem IT-nya akan membuka akses informasinya pada tiap gadget atau ponsel. 

Sehingga, masyarakat dapat mengecek legalitas dan masa kadaluarsa produk obat atau vaksin tertentu. Jika sukses, Penny mengatakan pihaknya juga akan menerapkan cara yang sama pada semua produk makanan dan minuman. 

“Nanti akan kami terapkan pada semua produk. Terutama obat. Sehingga, masyarakat dapat memantau dengan gadget yang ada, apakah obat palsu, legal, atau ilegal,” kata Penny di Surabaya, Selasa (12/3). 

Penny menambahkan, sudah ada 100 produk obat, vaksin, dan makanan yang berisiko. Dari jumlah tersebut, hanya tinggal mensosialisasikannya saja kepada masyarakat. 

Menurutnya, cara itu sangat efektif. Apalagi kaitannya dengan mencegah peredaran obat dan vaksin palsu. Meski, cara tersebut masih dalam ranah percobaan. “Sudah proses. Meski, ada piloting dahulu. Karena, dahulu pernah ada kasus vaksin palsu. Kami hanya butuh sosialisasi saja secara luas,” kata Penny.  

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Aryo Mahendro

Copy Editor :

Tersambung Gadget, QR Code Dapat Tunjukkan Obat Palsu Atau Bukan