alexametrics

Menhub Sebut Grounded Boeing 737 Max 8 Selama Seminggu

12 Maret 2019, 12:52:12 WIB

JawaPos.com- Menyusul jatuhnya pesawat Ethiopian Airlanes di Etiopia, Minggu (10/3), Kementerian Perhubungan berencana mengandangkan pesawat Boeing 737 Max 8 selama satu minggu ke depan. Alasannya, akan dilakukan pemeriksaan terhadap pesawat-pesawat jenis tersebut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, bersamaan dengan adanya keputusan grounded sementara itu, pihaknya akan menurunkan tim. Tugas mereka untuk memeriksa kondisi seluruh pesawat Boeing 737 Max 8 yang ada di Indonesia.

“Kami akan menurunkan tim, akan melakukan observasi, penelitian, terhadap pesawat-pesawat yang ada. Apabila tim itu tidak menemukan sesuatu, pesawat itu bisa terbang kembali,” terangnya saat ditemui di Hotel PO, Kota Semarang, Selasa (12/3).

Namun, jika nantinya tim menemukan hal-hal tidak diharapkan, Kemenhub bakal mengambil keputusan lain.

“Kami akan lakukan dalam satu minggu,” tegasnya.

Terkait adanya observasi ini, Kemenhub tidak memanggil pihak dari Boeing. Namun hasil pemeriksaan nanti, tetap bakal disampaikan kepada mereka.

“Maskapai, Lion maupun Garuda, setuju dilakukan (grounded sementara),” tambahnya.

Diberitakan JawaPos.com sebelumnya, sebuah pesawat milik Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET 302 jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Bole di Addis Ababa, Minggu (10/3). Pesawat berjenis Boeing 737 Max 8 itu diketahui tengah mengangkut 149 penumpang dan delapan awak di dalamnya. Satu Warga Negara Indonesia (WNI), Harina Hafidz masuk dalam manifest pesawat. WNI tersebut diketahui tinggal di Roma Italia dan bekerja untuk World Food Program (WFP) PBB.

“Kami prihatin bahwa telah terjadi suatu kecelakaan di ethiopia dan juga berduka cita karena ada satu WNI yang ikut serta (menjadi korban) di situ,” tutur Budi.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Tunggul Kumoro


Close Ads
Menhub Sebut Grounded Boeing 737 Max 8 Selama Seminggu