alexametrics

Dugaan Penganiayaan, Oknum Polisi Terlalu Bersemangat Ungkap Kasus

12 Maret 2019, 22:15:11 WIB

JawaPos.com – Penyelidikan kasus penculikan dan penganiayaan terhadap korban Haris Ismail, 25, oleh oknum polisi dipastikan bakal lanjut.  Meskipun, saat ini korban telah mencabut laporannya di ke polisian.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengakui saat ini korban telah mencabut laporannya. Namun, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan untuk mencari oknum tersebut.

Hal ini tujuannya untuk menjadi pembelajaran bagi anggota kepolisian agar penangkapan terhadap seseorang itu harus didukung oleh bukti ilmiah.

“Pencabutan itu hak korban jadi silahkan saja kalau dia (korban) mau mencabutnya kami akan terus menyelidikinya,” katanya saat ditemui di Pemprov Sumsel, Selasa (12/3).

Menurutnya, pelaku penculikan dan penganiayaan ini dilakukan oleh oknum polisi karena terlalu bersemangat untuk mengungkap kasus sehingga diduga terjadi kesalahan.

Terkait pidana yang mengancam oknum polisi,dia mengaku saat ini kasus tersebut bukan merupakan delik aduan sehingga bukan masuk ranah pidana. Meskipun begitu, jika memang didapatkan oknum tersebut tentunya akan diberikan sanksi.

“Kami ingin kedepan permasalahan ini tidak terulang kembali,” tutupnya.

Seperti diketahui, Haris Ismail, 25, yang berprofesi sebagai buruh batu ini ditemukan warga di Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumsel.

Haris ditemukan dalam kondisi wajah tertutup diduga menjadi korban penculikan disertai penganiayaan oleh sekelompok orang.
Korban juga dalam penganiayaan disuruh mengaku melakukan pemerkosaan terhadap bidan Y di Ogan Ilir, Sumsel.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Dugaan Penganiayaan, Oknum Polisi Terlalu Bersemangat Ungkap Kasus