alexametrics

Ditjen PAS Pastikan Kerusuhan di Rutan Kabanjahe Telah Kondusif

12 Februari 2020, 19:26:07 WIB

JawaPos.com – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM memastikan peristiwa kerusuhan yang berujung pada pembakaran sebagian gedung Rutan Kabanjahe Kelas II B, Sumatera Utara sudah kondusif. Hal ini setelah petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri mengamankan wilayah tersebut.

“Usai terjadi aksi warga binaan yang membakar sejumlah gedung Rutan Kabanjahe. Petugas gabungan berhasil mengamankan kondisi Rutan Kabanjahe,” kata Kabaghumas Ditjen PAS, Rika Aprianti dikonfirmasi, Rabu (12/2).

Rika menyampaikan, menjelaskan personil pemadam kebakaran turut membantu memadamkan api yang membakar sebagian gedung Rutan Kabanjahe. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Terpantau ruangan yang terbakar. Yaitu ruang pelayanan tahanan dan ruang staf pengamanan,” ucap Rika.

Selain itu, sejumlah personel gabungan dari anggota TNI batalyon 125 Simbisa, Polres Tanah Karo, dan petugas Rutan Kabanjahe langsung melakukan evakuasi terhadap para warga binaan. “Para warga binaan dievakuasi ke Polres Tanah Karo,” ujar Rika.

Rika menambahkan, selain kebakaran sudah berhasil dipadamkan dan warga sudah di evakuasi ke Polres Tanah Karo. Kejadian kerusuhan di Rutan Kabanjahe tidak ada korban jiwa dan luka. “Baik dari warga binaan, tahanan dan petugas Rutan Kabanjahe tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kronologi terjadinya kerusuhan di rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Sumatera Utara pada Rabu (12/2). Peristiwa itu bermula, saat warga binaan dari dalam blok kamar hunian berteriak-teriak sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian, petugas Rutan Kabanjahe mencoba menenangkannya. Namun mereka malah menyerang pertugas rutan.

Sebelum kerusuhan terjadi, petugas rutan sudah menggelar penggeledahan kamar hunian para warga binaan, sejak Rabu (8/1) lalu. Hasil penggeledahan ditemukan narkoba jenis shabu-shabu seberat 30 gram milik empat orang terpidana.

Selanjutnya terhadap empat orang warga binaan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Lalu ditahan di Polres Tanah Karo. Petugas Rutan Kabanjahe juga terus melakukan giat penggeledahan kamar warga binaan sebagai upaya mencegah narkoba tidak berada di dalam rutan.

Namun, pada Selasa (11/2) kemarin empat orang warga binaan yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tanah karo dikembalikan ke Rutan Kelas II B Kabanjahe. Empat orang warga binaan itu justru melakukan provokasi terhadap warga binaan lainnya. Hal itu dilakukan untuk menentang penggeledahan yang dilakukan petugas rutan bersama Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe.

Namun, pada hari ini sekitar pukul 12.00 WIB. Warga binaan di Rutan Kabanjahe terprovokasi melakukan pemberontakan kepada petugas rutan. Mereka juga terprovokasi melakukan pembakaran gedung perkantoran Rutan Kelas II B Kabanjahe.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan


Close Ads