alexametrics
Kisah TKW Ilegal Asal Malang

Diah Menunggu Sisa Pembayaran USD 9.000

12 Februari 2019, 21:13:31 WIB

JawaPos.com – Keluarga harus bersabar menunggu kepulangan Diah Anggraeni. Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kota Malang, Jawa Timur (Jatim) itu masih menunggu sisa pembayaran sebesar USD 9.000. Kini, Diah sudah berada di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jordania.

“Menunggu sisa bayaran. Kalau sudah dibayar, bisa pulang,” ujar Adik Diah, Windi Asriati, 27, kepada JawaPos.com, Selasa (12/2).

Menurut Windi, uang tersebut merupakan akumulasi dari Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) milik Diah yang belum terbayar sejak 2014 lalu. “KITAS yang belum terbayar (oleh majikan) dari 2014. Tahun sebelumnya kurang tahu. Info hanya seperti itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihak keluarga Diah mendapat informasi dari KBRI di Jordania yang menyatakan bahwa telah menemukan Diah pada Desember 2018. “Ya, katanya ditemukan atas nama ini, benar apa nggak. Ada kemungkinan kakak saya ada kesempatan keluar dari rumah. Dia lapor ke KBRI kalau ingin pulang ke Indonesia,” terangnya.

Mendengar kabar itu, keluarga merasa senang. Apalagi selama 12 tahun belakangan, pihak keluarga tidak tahu sama sekali terkait keberadaan Diah. Setelah diselidiki, Diah rupanya tercatat sebagai TKW nonprosedural atau ilegal yang bekerja menjadi asisten rumah tangga (ART) di Amman, Jordania.

Sejak Desember 2018 hingga saat ini, pihak keluarga kerap menerima kabar dari KBRI terkait rencana kepulangan Diah. Pihak keluarga pun berharap agar proses pemulangan Diah bisa segera diselesaikan. “Harapannya semoga semua proses disana cepat diselesaikan. Sampai rumah selamat. Tapi dipastikan bulan ini pulang,” harap Windi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Salah satu TKW asal Kota Malang berinisial DA yang bekerja di Amman, Jordania, mendapat perlakuan tidak manusiawi dari majikannya. Selama 12 tahun, dia tidak mendapatkan gaji. Bahkan dilarang untuk mandi.

Setelah diselidiki, perempuan tersebut berangkat sebagai TKW nonprosedural alias ilegal. Saat ini, Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Regional Malang sedang mengupayakan kepulangan Diah.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Fiska Tanjung

Diah Menunggu Sisa Pembayaran USD 9.000