alexametrics

Ahmad Dhani: Jangan Tulis di Bui, Kasihan Mama Saya

12 Februari 2019, 13:30:50 WIB

JawaPos.com – Musisi Ahmad Dhani menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/2). Agendanya pembacaan eksepsi. Sebelum sidang, terdakwa kasus pencemaran nama baik itu sempat melontarkan pernyataan.

Ahmad Dhani berkomentar atas status perkaranya di Surabaya. Dia menegaskan, statusnya bukan sebagai tahanan atau narapidana. Dhani juga menyampaikan bahwa penahannya selama 30 hari tidak beralasan.

Untuk itu, Ahmad Dhani meminta ralat atas pemberitaan yang telah beredar. “Saya bukan tahanan. Karena selama dua minggu ini media salah. Saya tidak menjalani vonis. Saya ditahan 30 hari tanpa sebab,” kata Ahmad Dhani di PN Surabaya.

Penetapan penahanan terhadap Ahmad Dhani merupakan keputusan pengadilan di DKI Jakarta. Sementara tidak ada keputusan penahanan atas perkaranya di Surabaya. Apalagi ancaman pidana atas perkaranya di Surabaya hanya 4 tahun penjara.

Ahmad Dhani menyatakan, penahanan hanya dapat diberlakukan bagi seseorang yang berperkara dengan ancaman pidana di atas 5 tahun. “Selama ini pemberitannya salah semua. Jadi minta tolong sama Pak Karni Ilyas. Jangan tulis Ahmad Dhani di bui. Kasihan mama saya yang nggak tahu apa-apa,” pinta Ahmad Dhani.

Apakah itu alasan untuk mengenakan kaus Tahanan Politik? Dhani mengiyakan. Meski dia sendiri juga tidak yakin apa latar belakang penahanan terhadap dirinya.

Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian mengatakan, ada kekurangan syarat formal dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pertama, penerapan pasalnya salah. Kedua, tidak ada penanggalan peristiwanya.

“JPU juga tidak mengurai bagimana tindak pidana itu terjadi. Ini (agenda sidang) eksepsi. Bukan pokok perkara. Makanya kami uji dakwaan, apakah sesuai syarat formal atau tidak,” jelas Aldwin.

Untuk itu, Aldwin mengeksepsi poin-poin yang merupakan kekurangan dari JPU atas dakwaanya. Dia berharap ada putusan sela agar PN Surabaya mengabulkan permohonan eksepsinya.

Menurut Aldwin, perkara yang menimpa kliennya tidak harus berlanjut ke meja hijau sejak awal. Sebab semua dakwannya tidak jelas. “Makanya kami berharap ada putusan sela. Sehingga permohonan eksepsi kami dikabulkan. Bahwa dakwaan ini batal demi hukum,” tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Aryo Mahendro

Ahmad Dhani: Jangan Tulis di Bui, Kasihan Mama Saya