JawaPos Radar | Iklan Jitu

Krisis Air Landa Warga Kota Malang

12 Januari 2019, 14:08:16 WIB
Air Bersih
AIR: Warga Perum BTU saat menandon air dengan menggunakan galon. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sejumlah warga Kota Malang diresahkan dengan tidak mengalirnya air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Ini terjadi karena penurunan debit air Tandon Buring Atas. Sehingga mengakibatkan warga mengalami krisis air.

Setidaknya ada puluhan kawasan yang terdampak. Para warga pun harus rela mengantre untuk menandon air dari tangki yang disediakan PDAM Kota Malang. Pemandangan itu salah satunya terlihat di kawasan Perumahan Bulan Terang Utama (BTU), Jalan Raya Ki Ageng Gribig, Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Sejumlah warga terlihat mondar-mandir mengambil air yang ditampung di dalam galon. Mereka menandon air dari keran yang terhubung dengan tangki air milik PDAM Kota Malang.

Salah satu warga Puji Andre, 33, mengatakan, krisis air sudah terjadi sejak Kamis (10/1). "Di sini (perumahan BTU) semuanya kena (dampak). Di Sawojajar juga kena," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (12/1).

Beberapa warga sempat komplain kepada PDAM. Dari pihak PDAM lantas bertanggung jawab dengan mengirimkan mobil tangki air. "Kalau ada warga menghubungi PDAM, baru ada tangki," kata Puji.

Warga lainnya, Priyo Cahyono, 40, mengaku kerepotan akibat tidak mengalurkan air PDAM. Mengingat air merupakan kebutuhan yang sangat krusial. "Apalagi saya punya anak kecil. Jadi banyak membutuhkan air," jelasnya.

Akhirnya, Priyo harus rela mondar-mandir untuk menandon air dengan menggunakan botol galon. "Saya mengambil sekitar 200 liter untuk kebutuhan mandi," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Direktur PDAM Kota Malang Anita Sari menyampaikan, matinya aliran air di sejumlah wilayah karena dampak dari normalisasi yang belum selesai. Hari ini, permasalahan tersebut akan diselesaikan. "Masalah normalisasi dari (tandon) Simpa. Ada gravitasi. Kalau gravitasi pemulihannya dari titik teratas dulu, urut, karena sudah terlanjur kosong," papar Anita.

PDAM Kota Malang tengah melakukan tratracing flow mulai dari Tandon Simpan sampai dengan Tandon Buring Atas. Untuk mengatasi keluhan warga, PDAM menyediakan mobil tangki dengan kapasitas 4.000 liter untuk wilayah yang terdampak. "Intinya membantu sampai kebutuhan tercukupi. Kami sedia 24 jam, riwa-riwi," tukas Anita.

Berdasarkan informasi dari media sosial PDAM, setidaknya ada 8 wilayah yang terdampak pada Sabtu (12/1) ini. Antara lain Jalan Sekarputih Perumahan Citra Pesona, Tlogowaru, Perum Puskopad Arjowinangun, Perum PCP, Perum Puri Kartika Asri, Perum BTU, Lesanpuro gang 12, dan Baran.

Editor           : Sofyan Cahyono
Reporter      : Fiska Tanjung

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up