alexametrics

Fakta Sebut KJP Plus ‘Anies’ Bisa Digadaikan

12 Januari 2019, 13:52:45 WIB

JawaPos.com – Penyebaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) sampai saat ini memang telah membantu banyak warga Jakarta. Namun sayangnya masih ada penyelewengan fungsi KJP di masyarakat salah satunya di daerah Jatinegara, Jakarta Timur.

Kepala Divisi Pendidikan dan Perorganisasian FAKTA, Sumiati menjelaskan persoalan KJP memang tengah ramai. Pasalnya, ada beberapa warga Penas, Jatinegara yang menyatakan kerabatnya menggadaikan KJP.

“Kasus KJP sekarang sedang ramai, untuk Pencairan KJP sekarang juga banyak dilakukan orang tua nakal, jadi KJP ada yang sampai digadain. Ini pemantauan kurang Pemerintah, padahal KJP ada pinnya,” tuturnya saat dikonfirmasi, Sabtu (12/1).

Sumiati menyatakan banyak warga menemukan bahwa KJP digadaikan ke tukang kredit keliling. Sehingga, warga tersebut nantinya akan meminjam uang, dan jaminannya KJP akan dipegang sebagai bayaran dari uang pinjaman tersebut.

“Jadi dia pinjem uang Rp 500 ribu jadi itu kartu KJP dia dipegang sama bank keliling selama 5 bulan. Pin jadi dikasihtau bebas siapa saja tahu pin kita,” terangnya.

Seperti yang diketahui, KJP Plus hanya disarankan boleh mencairkan dana Rp 100 ribu perbulan. Kegunaannya pun untuk menunjang alat dan keperluan anak sekolah, namun FAKTA menemukan fakta yang memprihatinkan.

“Orang tua nggak ngerti, dia butuh uang pinjem ke sono Rp 500 ribu jaminannya KJP selama 5 bulan. Dia masyarakat Jatinegara, Saya nggak kasihtau orangnya ya kasihan,” ungkap Sumiati.

Praktek kecurangan ini biasa ditemui di tempat-tempat pencairan uang KJP Plus. Sumiati mencontohkan PD Pasar Jaya, lalu toko-toko yang mencantumkan bisa terima KJP.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Reyn Gloria



Close Ads
Fakta Sebut KJP Plus 'Anies' Bisa Digadaikan