alexametrics

Sebabkan Banjir, 200 Meter Kubik Lebih Sampah Dikeruk di Kaligawe

11 Desember 2018, 18:15:55 WIB

JawaPos.com – Setidaknya 250 meter kubik sampah berhasil dikeruk dari bawah Jembatan Kaligawe, Gayamsari, Kota Semarang, Selasa (11/12). Pengerukan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat guna mengatasi tersumbatnya aliran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Kepala DPU Kota Semarang Izwar Aminudin mengatakan, pengerukan dilakukan sebagai solusi atas masalah banjir di kawasan Sawah Besar, Kelurahan Gayamsari dan sekitarnya. Tumpukan sampah di bawah Jembatan Kaligawe tersebut membuat air sungai BKT tak mampu mengalir dan akhirnya meluap ke jalanan.

Izwar mengatakan, pengerukan dengan alat berat berupa dua unit ekskavator itu dilangsungkan sehari pasca kejadian banjir di area Sawah Besar, Minggu (9/12). “Sampai hari ini, tiga hari ini, sudah 250 meter kubik,” katanya, Selasa (11/12).

Kendati demikian, Izwar mengaku tak bisa memastikan kapan aktifitas pengerukan ini rampung. Lantaran, sampah kiriman masih berdatangan tiap harinya. “Prinsipnya alat berat akan standby terus di lokasi. Supaya jangan sampai terjadi lagi blocking (penyumbatan) dan menyebabkan banjir seperti kemarin,” sambung mantan Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang ini.

Apalagi di tengah musim penghujan seperti ini, tak hanya di wilayah tersebut yang terancam banjir. Tetapi titik-titik lain bahkan di jantung kota. Oleh karenanya saat ini Pemerintah Kota Semarang melakukan percepatan penangan.

“Jangka pendek, Pemkot Semarang saat ini tengah menggarap saluran drainase dan saluran gendong. Untuk jangka panjang, Dinas Tata Ruang akan mengembangkan Ruang Terbuka Hijau,” cetusnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (gul/JPC)



Close Ads
Sebabkan Banjir, 200 Meter Kubik Lebih Sampah Dikeruk di Kaligawe