JawaPos Radar | Iklan Jitu

Malang Banjir, Sutiaji: Saya Perintahkan untuk Tangani Itu Semua

11 Desember 2018, 06:05:59 WIB
Malang Kebanjiran
BANJIR: Petugas Pemkot Malang saat mengecek penyebab banjir, Senin (10/12). (dok. Humas Pemkot Malang for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan cepat merespons keluhan terjadinya banjir yang melanda pada Senin (10/12). Wali Kota Malang Sutiaji pun telah memerintahkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot untuk bergerak cepat dan segenap potensi yang dimiliki. 

"Cuaca ekstrem kita tidak tahu datangnya, dan juga melanda beberapa daerah lainnya di Indonesia. Namun demikian atas nama Pemerintah Daerah saya sampaikan permohonan maaf kepada segenap warga yang terdampak," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sutiaji, hal lain yang menjadi permasalahan yakni sampah-sampah yang mengganggu saluran air dan jumlahnya yang cukup besar. "Saya telah perintahkan untuk tangani itu semua," tegas Sutiaji.

Perintah tersebut menyusul terjadinya banjir di sejumlah titik akibat hujan deras yang mengguyur Kota Malang, Senin (10/12) sore. Beberapa titik yang mengalami banjir antara lain di kawasan Soekarno Hatta, Jalan Gajayana, dan Bantaran. Tak hanya itu, juga terdapat pohon tumbang, longsor, hingga sebuah rumah makan yang terendam banjir. 

Sementara itu, Plt Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Malang Hadi Priyanto menyampaikan, personel BPBD sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan assesment terkait dengan bencana yg terjadi.

"Selanjutnya kegiatan yang dilakukan adalah mengevakuasi korban terdampak dan pemberian bantuan darurat yang di perlukan serta melakukan penyedotan daerah-daerah yang tergenang," terangnya. 

Namun, karena ada keterbatasan personel dan sarana prasarana, maka dilakukan sebatas kemampuan secara maksimal. "Bencana yang datang juga sporadis di beberapa titik perlu kewaspadaan kita semua, masyarakat dan dunia usaha. Tanggung jawab bencana ini adalah tanggung jawab kita semua, sehingga perlu adanya kepedulian dari masing-masing institusi dan masyarakat," kata dia.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain untuk penanganan ini. Seperti DPUPR, PERKIM, PMI, Dinkes, dan lain-lain

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : (fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini