alexametrics

Banjir di Kota Malang Disebabkan Sampah dan Penyempitan Sungai

11 Desember 2018, 16:02:40 WIB

JawaPos.com- Banjir yang melanda Kota Malang, kemarin (10/12), mendapat perhatian langsung dari UPT Pelayanan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Timur (Jatim). Pihaknya terjun langsung untuk mencari penyebab terjadinya banjir. Titik utama yang ditinjau yakni DAM 0503.0005 di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang.

Kepala UPT BPSDA Jatim Pramono Hari mengatakan, pihaknya bersama dengan tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang telah mengecek pintu-pintu air. “Kami melakukan evaluasi terhadap banjir yang terjadi kemarin terutama di wilayah sekitar Jalan Soekarno-Hatta,” ujarnya, Selasa (11/12).

Ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir melanda sebagian wilayah di Kota Malang. Selain karena faktor tingginya intesitas huja, banjir juga disebabkan karena banyaknya penyempitan saluran air. Hal itu diperparah dengan kebiasaan buruk warga yang membuang sampah sembarangan. “Sehingga, banyak penyumbatan-penyumbatan di sana,” jelas Pramono.

Sebelumnya, sempat ada kabar bila terbukanya pintu air menjadi penyebab luapan air di beberapa anak sungai di wilayah Kota Malang. Namun, hal itu disangkal oleh Pramono. “Kalau masalah pintu (air), sebenarnya sudah kami tutup semua. Memang protapnya seperti itu,” tuturnya.

“Jadi pada saat kami prediksi curah hujan tinggi, pasti kami tutup,” lanjut Pramono.

Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Pemkot Malang untuk bahu-membahu mengatasi problem banjir. Dia juga meminta masyarakat untuk turut membantu menjaga kebersihan saluran air. “Kami imbau pada masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran. Kemudian kalau membangun harus diperhatikan sempadan (tepian)-nya,” ujarnya.

Pembangunan sembarangan yang memakan lahan di daerah aliran sungai (DAS) bisa mengambat laju air. “Karena kalau semua (DAS) ditutup (bangunan), kami tidak bisa masuk untuk melakukan normalisasi, pengerukan, dan sebagainya. Ke depan, kami dengan Pemkot Malang akan selalu bersinergi,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Malang, Senin (10/12). Derasnya hujan terjadi selama 1 jam. Di beberapa lokasi hujan bahkan mengguyur sekitar 2 jam.

Buruknya sistem drainase, menjadi pemicu banjir di Bumi Arema. Bahkan Wali Kota Malang Sutiaji, secara gantleman meminta maaf kepada warganya melalui Instagram.

Editor : Dida Tenola

Reporter : (fis/JPC)



Close Ads
Banjir di Kota Malang Disebabkan Sampah dan Penyempitan Sungai