alexametrics

Ayah Korban Pembunuhan: Kami Terpaksa Menerima dengan Hati Bersedih

11 Desember 2018, 19:28:17 WIB

JawaPos.com – Kesedihan masih terpancar di wajah Kgs Roni, ayah korban pembunuhan bernama Sofyan, 43. Korban merupakan sopir taksi online yang tewas dibunuh empat pelaku yakni Ridwan, 45, FR, 16, Acundra, 21, dan Akbar, 31, (buron).

Hal ini terlihat usai sidang vonis FR di Pengadilan Klas I A Palembang, Selasa (11/12). FR diketahui divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai Subur Susatyo.

Menanggapi vonis tersebut, Roni mengakui tidak menerima vonis tersebut. Karena, apa yang telah dilakukan FR kepada anaknya, Sofyan sangat kejam.

Meski pun begitu, hukuman ini merupakan hukuman terberat untuk anak di bawah umur sehingga pihaknya pun tidak bisa mengambil upaya hukum lainnya.

“Jadi kami terpaksa menerimanya dengan hati bersedih,” katanya saat ditemui usai persidangan, Selasa (11/12).

Ia menjelaskan jika hakim memberikan vonis tersebut sesuai dengan aturan UU perlindungan anak. Mengingat, masih ada kesempatan untuk berubah bagi si anak (pelaku).

Ia berharap untuk tersangka lainnya yang sudah dewasa diberikan hukuman seberat-beratnya. “Saya minta agar dihukum yang adil dan seberatnya karena mereka ini sudah sangat kejam kepada Sofyan,” tutupnya.

Untuk diketahui, FR divonis selama 10 tahun penjara sesuai dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

Vonis ini diberikan berdasarkan fakta persidangan dimana FR ikut serta meski memiliki beberapa kesempatan untuk menolak perbuatan tersebut. 

Vonis ini pun diterima oleh penasehat hukum FR. Meski pledoi yang diajukan tidak sesuai dengan vonis yang diberikan oleh hakim.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (lim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Ayah Korban Pembunuhan: Kami Terpaksa Menerima dengan Hati Bersedih