alexametrics

Aksi di Kantor DPRD, Mahasiswa Sumut: Nawacita Jokowi Gagal

11 Desember 2018, 18:24:10 WIB

JawaPos.com – Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Imam Bonjol, Medan, digeruduk puluhan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, Selasa (11/12). Mereka datang menyampaikan kritiknya terhadap nawacita Presiden Joko Widodo yang dianggap gagal selama empat tahun memimpin.

Unjuk rasa yang digelar gabungan BEM universitas di Kota Medan itu masih berkaitan dengan peringatan hari HAM pada 9 Desember 2018. Menurut mereka, di era Jokowi penyelesaian kasus HAM masih sebatas mimpi.

“Kasus HAM terdahulu di Indonesia ini tidak ada keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan seperti banyaknya aktifis-aktifis yang terculik dan dibunuh tidak tahu keberadaan sampai sekarang,” ucap pimpinan aksi, Zulkifli.

Aksi di Kantor DPRD, Mahasiswa Sumut: Nawacita Jokowi Gagal
Mahasiswa berunjuk rasa di depan DPRD Sumut, Selasa (11/12). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Menurutnya, kasus penembakan dan penculikan aktifis mahasiswa saat reformasi tahun 98; serta penghilangan paksa terhadap sejumlah aktifis pergerakan belum mampu di tuntaskan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Kami melihat masih banyak ketimpangan di masyarakat. Kami meminta ini segera dituntaskan. Kalau menurut kami infrastruktur itu bukan menjadi poin utama dalam Nawacita Jokowi,” ujarnya

Para mahasiswa juga menyoroti masih maraknya pengangguran di Indonesia. Data yang mereka miliki, angka pengangguran sebanyak 403 ribu masyarakat.

Selain itu, mereka juga menyoroti soal pendidikan di Indonesia. Selanjutnya soal kesejahteraan guru honorer dan lapangan pekerjaan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Presiden saat ini sudah tidak mampu untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Mahasiswa juga mengkritik soal Badan Intelijen Negara (BIN) yang dianggap gagal. Mereka juga menganggap pemerintah hanya mementingkan kelompoknya, sehingga lupa menjadikan pemerintah yang bebas dari KKN; gagal mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia; dan melakukan revolusi karakter seperti sejarah pembentukan bangsa.

“Oleh karena itu, kami menuntut agar kepala BIN, Budi Gunawan dicopot, meminta realisasi pendidikan, stop impor, stop hutang, memanfaatkan SDA, prioritaskan para pekerja dalam negeri, dan yang paling utama adalah menuntaskan kasus HAM,” pungkas Zulkifli.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)



Close Ads
Aksi di Kantor DPRD, Mahasiswa Sumut: Nawacita Jokowi Gagal