JawaPos Radar

183 Perpustakaan Desa di Kabupaten Malang Butuh Perbaikan

11/12/2017, 17:29 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Perpustakaan Desa
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Malang Suko Wiyono. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perpustakaan desa di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tidak semuanya dalam kondisi bagus. Bahkan dari 250 perpustakaan desa, hanya 25 persen atau sekitar 63 perpustakaan yang kondisinya dinilai bagus.

"Sisanya, 183 perpustakaan masih perlu perbaikan," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Malang Suko Wiyono kepada JawaPos.com, Senin (11/12).

Menurut Suko, kurang bagusnya perpustakaan desa karena jumlah koleksi buku yang dimiliki masih kurang. Selain itu, perpustakaan juga tidak setiap hari beroperasi. "Masih buka tutup, tidak buka setiap hari," imbuh Suko.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tengah berupaya untuk mendadani perpustakaan agar lebih baik. Salah satunya dengan dikukuhkannya Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (PD GPMB) di tingkat kabupaten. Tugasnya melatih masyarakat agar meningkatkan minat baca, membangun perpustakaan desa dengan aktif menggelar kegiatan dan mengelola bahan baca.

Bahkan, lanjut Suko, Bupati Malang Rendra Kresna juga mendorong kepala desa untuk menggunakan dana desa dalam pengembangan perpustakaan. "Dana desa digunakan untuk menambah koleksi dan mengembangkan perpustakaan. Alokasi untuk perpustakaan dari dana desa masih sedikit," tuturnya.

Langkah awal untuk mengembangkan perpustakaan dan meningkatkan minat baca, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sudah memberikan bantuan berupa penambahan koleksi buku. Tidak tanggung-tanggung, jumlah buku yang digelontorkan mencapai 12 ribu koleksi. Belasan ribu buku ini dibagikan kepada 120 perpustakaan desa. "Tahun depan semoga dapat bantuan sejumlah ini lagi," harap Suko.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up