alexametrics

Teror Kuyang, Paranormal Imbau Bekali Diri dengan Bawang dan Cermin

11 Oktober 2019, 18:16:22 WIB

JawaPos.com – Untaian doa yang dipanjatkan warga belum juga menghentikan teror kuyang di Jalan Slamet Riyadi, Gang 2, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Rabu (9/10) malam lalu sekitar pukul 23.30 Wita, sosok makhluk yang digambarkan hanya berwujud kepala manusia dengan isi tubuh kuyang kembali menampakkan diri. Pada malam itu warga bukan hanya melihat satu kuyang melainkan dua sosok sekaligus.

Satu kuyang terlihat di rimbunan pohon pisang dan kelapa. Sementara warga lain melihat kuyang lainnya terbang di atas atap rumah.
Sontak saja kegemparan kembali terjadi. Ketenangan yang diharapkan usai pembacaan doa pun buyar.

Warga khususnya kaum pria kembali disibukkan untuk mengusir dan menangkap kuyang dengan berbekal sapu lidi. Tak sedikit warga merasakan jika dirinya ditarik dan didorong oleh makhluk gaib tersebut. Suasana tengah malam yang hening berubah mencekam.

“Di permukiman kami ada lima orang ibu hamil. Dua di antaranya tinggal menunggu hari kelahiran. Mungkin ini yang menyebabkan kuyang datang bahkan jumlahnya bertambah, entah dari mana datangnya kuyang ini,” kata Ketua RT 12 Teluk Lerong Ulu, Gazali Rahman, sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Jumat (11/10).

Zali, sapaan akrabnya, sudah berulang kali melihat bahkan mengejar kuyang bersama warga lainnya. Namun, usahanya belum membuahkan hasil.

Menurutnya, dua ibu hamil yang menunggu hari kelahiran membuat kaum pria di wilayahnya semakin meningkatkan kewaspadaan. Dikhawatirkan, aroma kedua ibu hamil inilah yang mengundang kuyang datang.

“Malam ini kita lakukan doa bersama kembali. Selain itu, kami juga meminta sejumlah kyai dan orang yang mengerti yang bisa menangkap kuyang untuk membantu kami,” ungkap Zali. Usai memanjatkan doa, warga kembali melakukan ronda malam hingga dini hari untuk mengantisipasi datangnya kuyang.

Sementara itu paranormal yang ditemui Sapos (Jawa Pos Group), Budiono atau biasa disapa Pakde, mengatakan, makhluk gaib akan datang saat pengajian digelar. Dirinya akan mencoba membantu warga dengan ilmu yang dimilikinya. Diharapkan dalam waktu dekat kuyang bisa ditangkap atau minimal diusir dari kampung tersebut.

“Tidak ada persiapan khusus, kita berusaha seraya berdoa agar kuyang bisa ditangkap. Dan untuk menangkap kuyang berbeda dengan menangkap hantu, sebab sepengetahuan saya harusnya kita temukan dulu tubuh si kuyang,” kata Pakde.

Mendengar jika kuyang yang menampakkan diri lebih dari satu. Pakde tidaklah kaget, sebab kuyang menyukai darah wanita setelah melahirkan atau saat menstruasi. Bahkan, kuyang juga suka memakan tembuni bayi yang baru dilahirkan.

“Untuk para ibu hamil untuk perbanyak berdoa, serta jika bisa membekali diri dengan bawang merah dan cermin. Sebab kuyang takut melihat wajahnya sendiri di cermin,” tutup Pakde.

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads