JawaPos Radar

Tersangka, 7 Caleg Belum Diganti

11/09/2018, 10:44 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Zaenudin
Ketua KPU Kota Malang Zaenudin. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - 21 Mantan anggota DPRD Kota Malang yang tercatut korupsi, masuk dalam daftar calon legislatif sementara (DCS). Sejauh ini, 7 caleg di antaranya belum ditarik partai politik (parpol) maupun akan diganti.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang sendiri masih terus melakukan perbaikan data. Sejumlah nama caleg tersangka korupsi dikonfirmasi apakah akan mundur. Bahkan, partai politik (parpol) yang mengusung juga terkesan enggan melakukan penarikan.

Dari 21 caleg yang menjadi tersangka, tiga orang diganti dengan caleg lain. Sementara 11 caleg lainnya sudah ditarik mundur oleh parpol. Sedangkan 7 caleg sisanya masih belum memberikan konfirmasi.

"Artinya, nama-nama mereka masih muncul di daftar caleg yang bakal dicoblos masyarakat pemilik suara," ujar Ketua KPU Kota Malang Zaenudin dalam keterangannya, Selasa (11/9).

Adapun tiga caleg diganti untuk keperluan pemenuhan kuota perempuan. sSebab dalam Keputusan KPU Nomor 961 Tahun 2018 disebutkan, apabila bacaleg yang mengundurkan diri laki-laki maka tidak bisa diganti. Namun jika yang mengundurkan diri bacaleg perempuan, maka bisa diganti apabila keterwakilan perempuan di dapil menjadi kurang dari 30 persen.

Sementara untuk 11 orang yang ditarik parpol, secara rinci yakni tiga orang dari Partai Gerindra, dua orang dari Partai Hanura, tiga orang dari PKS, serta masing-masing satu orang dari PAN, Nasdem dan PPP. "Sedangkan untuk 7 orang sisanya, semua tersebar di sejumlah parpol," lanjutnya.

Caleg dengan status tersangka masih mempunyai hak untuk dipilih. Pada kondisi ini, KPU tidak bisa secara serta merta mencoret apabila tidak ada dokumen pendukung yang diserahkan parpol.

Dokumen itu salah satunya surat pemberhentian dari parpol, surat pengunduran diri, atau surat bukti telah meninggal dunia. "Kalau ada dokumen itu, kami bisa melakukan pencoretan. Kemudian dalam penyusunan DCT, nomor urut berikutnya yang akan naik," terangnya.

Sebagai informasi, 21 nama mantan anggota DPRD Kota Malang berstatus tersangka yang kembali mencalonkan antara lain dari PKS ada Sugiarto, Choirul Amri, dan Bambang Triyoso. Dari Gerindra ada Een Ambarsari, Suparno dan Teguh Puji. Dari PKB ada Mulyanto, Indra Tjahyono dari Demokrat dan Asia Iriani dari PPP.

Kemudian dari Nasdem ada M Fadli. Dari Golkar ada Choeroel Anwar dan Ribut Hariyanto. Di Hanura ada Afdhal Fauza dan Imam Gozali. Sementara di PAN ada Harun Prasojo. Terbanyak dari PDI Perjuangan, yakni Teguh Mulyono, Erni Farida, Hadi Santoso, Diana Yanti, Arief Hermanto, serta Tutuk Hariyani.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up