JawaPos Radar

Tak Terima Digilir Enam Orang Pemuda, Korban Perkosaan Lapor Polisi

11/09/2018, 19:22 WIB | Editor: Budi Warsito
Tak Terima Digilir Enam Orang Pemuda, Korban Perkosaan Lapor Polisi
Ilustrasi perkosaan (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Seorang Sales Promotion Girl (SPG) berinisial DF, 20, menjadi korban perkosaan. Korban diperkosa secara bergilir oleh pelaku yang berjumlah enam orang. Kejadian tersebut terjadi di tepi sungai Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Rohul, Riau, Selasa (20/8) lalu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu AF, salah satu pelaku datang ke rumah kakak korban untuk menjemput korban.

"Alasan AF, ingin mengajak korban untuk ikut bakar ayam bersama dengan temannya (pelaku) yang lain," kata Sunarto, Selasa (11/9).

Tanpa menaruh curiga sedikitpun, akhirnya korban mengiyakan ajakan pelaku. Awalnya pelaku membawa korban ke SPBU untuk mengisi bahan bakar sepeda motornya. Kemudian mengajaknya keliling di sekitar Desa Tangun.

Tak lama setelah itu, pelaku membelokkan arah kendaraannya ke tepi sungai. Saat itupun korban tak curiga, sebab ia melihat adanya tiga orang teman pelaku yang sudah menunggu di tempat itu.

Korban pun tak menyangka bahwa para pria itu akan melampiaskan nafsu bejatnya. Namun nasib tragis akhirnya menimpa korban. Setelah turun dari motor, beberapa pria langsung menghampiri korban dan menahan tubuh korban.

Sedangkan pelaku lainnya membuka celana dan pakaian dalam korban hingga korban dalam kondisi setengah telanjang.

"Pelaku menarik korban ke dalam gubuk. Disana korban digilir para pelaku. Setelah melampiaskan nafsunya, salah satu pelaku mengantar korban kembali ke rumah kakaknya," ujar Sunarto.

Setelah kejadian itu, korban merasakan sakit yang teramat perih dibagian kemaluannya. Akhirnya, korban yang tak terima atas perbuatan para pelaku yang telah menggagahinya, langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Rohul.

"Setelah laporan diterima dan sudah dilakukan visum terhadap korban, anggota Polres Rohul melakukan penyelidikan. Salah satu pelaku akhirnya dapat tertangkap," ungkapnya.

Adalah IR, 22, salah satu pelaku yang berhasil diamankan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta ini, diciduk petugas di rumahnya yang masih berada di Desa Tangun, Senin (10/9) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya. Itu dilakukan bersama lima rekannya, yaitu AF, MA, IL, EG dan BM. Sementara ini, IR dibawa ke Mapolres guna penyidikan. Sedangkan temannya yang lain masih dalam pengejaran," pungkas Kombes Sunarto.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up