Diduakan Demokrat, Gerindra Perlu Manfaatkan Floating Mass

11/09/2018, 16:02 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan manuver Demokrat yang setengah hati mendukung partainya. Pasalnya dalam sebuah politik, hal itu merupakan sebuah kewajaran.

Pengamat Politik Universitas Airlangga Suko Widodo mengatakan, Gerindra perlu berkonsentrasi untuk mengambil langkah aman. Yakni, menjaga agar elektabilitas Gerindra melalui jumlah suara, dapat terjaga. 

"Terutama, untuk pemilihan legislatif. Partai perlu menjaring suara sebanyak banyaknya," kata Suko saat ditemui di Universitas Airlangga, Selasa (11/10). 

Adapun cara yang dapat ditempuh Gerindra untuk mempertahankan perolehan suaranya, yakni melalui koalisi dengan partai lain. Selain menggantungkan suara dari kader partai, Gerindra juga dapat memanfaatkan floating mass (massa mengambang)

Maksudnya, Gerindra dapat mendulang suara dari pemilih yang tidak tergabung dalam partai manapun. "Gerindra juga dapat menjaring suara dari para kader lain yang kecewa dengan partainya," kata Suko. 

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan Gerindra karena beberapa faktor. Pertama, karena sistem perpolitikan di Indonesia berbeda dengan negara-negara maju. "Jadi politik kita itu realistis. Politisi dan partainya, tahu persis selera pemilihnya. Ya itulah floating mass. Berbeda dengan di Amerika Serikat yang sudah jelas apa partainya dan apa kadernya," jelasnya. 

Yang kedua, penyelenggaraan Pilpres dan pileg, hampir bersamaan. Dia menilai, semua partai, termasuk Gerindra, akan berkonsentrasi mendulang suara untuk pileg. "Itu yang kemudian membuat partai mengambil jalan paling aman. Yang penting partai itu tetap terjaga suaranya. terutama pilegnya," katanya.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi