alexametrics

Pemprov DKI dan Sumedang Kolaborasi Untuk Amankan Pangan Jakarta

11 Juni 2021, 18:01:20 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama pembangunan antar daerah di sektor ekonomi. Bentuknya, pemasaran produk kebutuhan pangan.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Hadir juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Sistem Resi Gudang (SRG) PT. Kampung Makmur Desa Tolengas Kecamatan Tomo, Jum’at (11/6).

Perjanjian kerja sama ditandatangani pula oleh BUMD dari kedua belah pihak yakni PT. Food Station Tjipinang dan Perumda Pasar Jaya dari Provinsi DKI Jakarta dengan PT. Kampung Makmur Kabupaten Sumedang.

Kerja sama terbagi dalam dua bentuk. Yakni kolaborasi pengembangan Badan usaha Milik Daerah (BUMD) serta pemasaran produk daerah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan perdagangan produk pangan.

Wujud konkrit hasil perjanjian kerja sama tersebut Kabupaten Sumedang diawali dengan distribusi perdana beras 50 kilogram sebanyak 30 ton dan berbagai produk UMKM dari Sumedang ke DKI Jakarta di hari yang sama.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersyukur bisa memulai kerja sama pemasaran dan penyerapan produk Sumedang kepada BUMD yang ada di Jakarta yakni PT. Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Pasar Jaya.

Ia meyakini dengan terbangunnya kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang akan menguntungkan kedua belah pihak.

“Ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Satu sisi hasil panen dan produk UMKM Sumedang pasarnya jelas, off takernya ada di Jakarta. Di sisi lain, Pemrov Jakarta bisa memastikan ketersediaan stok pangan di wilayahnya,” kata Bupati Dony dalam keterangan persnya.

Bupati mengharapkan kerja sama tersebut bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang dan bisa terus berlanjut dan dikembangkan lebih luas lagi menyasar sektor-sektor lain.

“Di samping bidang pertanian dan UMKM, ke depannya cakupannya bisa lebih luas lagi, bisa berupa produk holtikultura, investasi maupun pariwisata,” ujarnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads