alexametrics
Rakerwil AMSI Jatim 2021

Dorong Kolaborasi dan Picu Pertumbuhan Ekonomi Digital Jatim

11 Juni 2021, 11:53:46 WIB

JawaPos.com–Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2021 dan rangkaian seminar di Hotel Royal Senyiur Prigen, Pasuruan, pada 11–12 Juni.  Acara itu akan dibuka Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai keynote speaker. Turut hadir, Ketua AMSI Pusat Wenseslaus Manggut.

Wenseslaus berharap agar para pengurus AMSI Jatim dapat menyusun program yang benar-benar bisa dilaksanakan melalui rakerwil. Baik bagi internal anggota maupun pihak eksternal terkait. Secara internal antara lain merumuskan program yang benar-benar dibutuhkan anggota dan pemilik media. Seperti penguatan manajemen pengelolaan media,  coaching clinic dari sisi bisnis, konten berkualitas, dan menyusun program yang membantu anggota memahami tren bisnis media digital.

Sedangkan secara eksternal, Wenseslaus menilai, pengurus AMSI Jatim termasuk wilayah yang agresif menjalin komunikasi dan kerja sama dengan stakeholder bisnis media maupun stakeholder bisnis digital.

Dia juga mengimbau agar AMSI Jatim bersama stakeholder yang lain perlu agresif membersihkan sampah digital seperti hoaks dan ujaran kebencian. Sebab, sampah-sampah ini tidak saja menganggu bisnis media tapi juga merusak keadaban di ruang publik.

”Raker ini harus merumuskan  program konkret untuk mengatasi masalah ini, seperti mengadakan pelatihan cek fakta bagi semua pengelola media dan masyarakat umum, menginisiasi pembentukan komunitas anti hoaks dan hatespeech,” terang Wenseslaus yang juga CCO Kapanlagi Youniverse di Surabaya.

Rakerwil diharapkan bisa merumuskan program konkret kolaborasi antara media dengan stakeholder digital yang lain, antara media dengan pebisnis, media dengan pemerintah, maupun media dengan dunia perguruan tinggi.

”Karena hakekat kolaborasi adalah efisiensi dan impactful. Makin kolaboratif makin efisien dan makin berdaya guna,” ucap Wenseslaus Manggut saat ditemui sebelum pembukaan Rakerwil.

Sementara itu, Ketua AMSI Jatim Arief Rahman mengaku, akan secara serius memanfaatkan rakerwil sebagai ajang konsolidasi sekaligus kolaborasi media siber anggota AMSI dengan stakeholder ekosistem digital Jawa Timur. ”Kami berupaya keras untuk memastikan media siber atau media online anggota AMSI dapat dikelola secara profesional baik dari sisi konten maupun manajemen perusahaan,” kata Arief Rahman.

Konsolidasi dan kolaborasi tersebut diharapkan bermuara pada konten yang sehat dan berkualitas agar publik selalu mendapatkan informasi positif, edukatif, sekaligus konstruktif. Apalagi, AMSI selama ini berkontribusi penting dalam memberantas dan membersihkan sampah-sampah digital pada era disrupsi informasi yang meracuni dan juga merusak struktur sosial masyarakat.

”Karena itu Rakerwil akan menjadi momentum bagi AMSI Jatim secara internal, semakin memperkuat kapasitas teman-teman anggota dalam mengelola media siber,” tutur Arief Rahman.

Sementara secara eksternal, AMSI Jatim siap berkontribusi positif bagi pembangunan Jatim khususnya dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang bisa menjadi pemicu dan pengungkit pertumbuhan ekonomi Jatim. Ekosistem digital yang baik juga dinilai akan mampu mengembalikan kondisi sosial ekonomi masyarakat Jatim dalam situasi yang masih belum pulih karena pandemi.

”Kita tahu bersama, kita masih dalam krisis kesehatan dan juga berimbas pada krisis ekonomi,” ucap Arief.

Kepala daerah di Jatim turut menjadi narasumber seminar nasional dalam rangkaian Rakerwil AMSI Jatim. Antara lain Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Bupati Pasuruan M. Irsyad Yusuf, Bupati Pamekasan Badrut Tamam. Dari sektor swasta Direktur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari David Santoso dan COO PT Arkadia Digital Media, Tbk, Suwarjono juga menjadi pemateri.

Dalam rangkaian rakerwil, pengurus AMSI Jatim juga akan mengunjungi KEK Singashari yang digadang sebagai Silicon Valley Jatim bahkan Indonesia. Kawasan Ekonomi Khusus di daerah Malang itu akan menjadi pusat pengembangan industri digital.

Selain didukung Pemprov Jawa Timur dan Polda Jatim, Rakerwil AMSI Jatim juga mendapat support dari PT Danone Indonesia, PT Pelindo III, Djarum Foundation,  Bank Jatim, PT PHE WMO, Husky CNOOC Madura Limited, Mitra Porangindo Sejahtera, Smartfren, PTPN X, Pemkab Pasuruan, PT Tirta Investama Aqua Pandaan, dan Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari.

Seluruh acara seminar nasional Pra Rakerwil AMSI Jawa Timur terbuka untuk umum dan gratis. Hal itu tak lepas dari peran kolaboratif semua pemangku kepentingan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads