alexametrics

Bagi Pendatang Baru di Jakarta Harus Segera Lapor RT/RW

11 Juni 2019, 16:01:47 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilahkan datang ke ibu kota pada arus balik lebaran. Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pendataan terhadap pendatang baru. Sehingga, seluruh warga pendatang baru diharapkan bisa melaporkan diri ke RT/RW tempat mereka tinggal.

Melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Pemprov DKI akabn melakukan pendataan terhadap warga pendatang baru, usai libur Lebaran tepatnya pada 14 sampai 25 Juni 2019. “Tanggal 14 sampai tanggal 25 Juni. Pendatang baru semua kita data,” kata Kepala Dinas Dukcapil, Dhany Sukma, Selasa (11/6).

Menurut Dhany, pendataan tersebut dalam rangka pelayanan dan pembinaan kependudukan. Lantaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tak ada Operasi Yustisi bagi pendatang baru di ibukota usai Lebaran. “Tahap awal yang kita lakukan adalah pendataan. Pendataan melibatkan RT dan RW. Jadi RT dan RW melakukan pendataan,” ujar dia.

“Sehingga dari pendataan itu akan teridentifikasi mana area yang dominan pendatang barunya. Dari sana tanggal 26 dan 3 Juli kita akan lakukan insya Allah layanan bina kependudukan,” pungkas Dhany.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi santai adanya fenomena 71 ribu pendatang baru yang diprediksi Jakarta setelah libur Lebaran 2019. Anies menyebut, pihaknya tidak melakukan operasi di Terminal dan Stasiun, melainkan memberi pelayanan bagi yang membutuhkan.

“(Prosesnya) Biasa, kan kalau warga datang harus melapor pada RT dan RW. Kemudian kalau tinggal lebih dari 24 jam harus lapor. Prosesnya harus seperti itu saja,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/6).

Anies menuturkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta berada di atas rata-rata sehingga pihaknya akan terus mendorong kemudahan izin usaha. Selain itu, Pemprov DKI bakal memfasilitasi beragam kebutuhan investasi agar perekenomkan Jakarta terus bertumbuh.

“Jadi harapannya nanti tenaga kerja yang tersedia bisa lebih banyak,” ujar Anies.

Kendati demikian, beberapa waktu lalu Anies berharap para pendatang tidak bergantung pada Jakarta sajauntuk mengadu nasibnya. Sebab, menurutnya saat ini pemerintah sudah masif melakukan pembangunan di berbagai daerah untuk pemerataan ekonomi.

“Kami berharap dengan ada pembangunan di banyak wilayah di Indonesia, maka lapangan pekerjaan pun tersedia di banyak tempat. Kalau dulu lapangan pekerjaan memang terkonsentrasi di DKI, sekarang ada banyak tempat lapangan kerja, jadi kami berharap itu akan terjadi,” jelas Anies.

Untuk diketahui, pendatang ke Jakarta diprediksi meningkat usai perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2014-2016 ini memprediksi sekitar 71 ribu pendatang baru akan masuk ke Ibu Kota pada arus balik lebaran tahun ini. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads