alexametrics

Risma: Tidak Punya Penjamin, Ngga Usah ke Surabaya

11 Juni 2018, 22:52:42 WIB

JawaPos.com – Pemkot Surabaya melakukan langkah antisipasi terhadap lonjakan pendatang baru pascalebaran nanti. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, sudah memerintahkan Lurah, Camat, ketua RT dan RW juga diminta melakukan pendataan terhadap warganya.

Pihaknya juga mengerahkan 877 personil pada musim mudik kali ini. Terdiri dari Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan polisi.

“Kalau dulu, Linmas itu hanya jaga perumahan. Kalau sekarang saya kerahkan juga untuk jaga fasilitas umum dan tempat ibadah. Jadi, khususnya warga Nasrani, tidak perlu khawatir,” kata Risma kepada wartawan di balai kota Surabaya, Senin (11/6).

Semua personil tersebut akan terkonsentrasi di semua tempat ibadah dan umum. Upaya pengamanannya akan dilakukan dengan sistem yang sudah diatur. Petugas akan berjaga mulai Lebaran hingga arus balik selesai.

Tak hanya Satpol PP dan Linmas. Semua Lurah, Camat, ketua RT dan RW juga diminta melakukan pendataan terhadap warganya. Termasuk pendataan terhadap warga pendatang.

Salah satunya, dengan pendataan dan pengawasan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pantauan Penduduk (Sipandu). Meski demikian, Risma menyatakan tidak akan melakukan penutupan kota Surabaya.

“Karena tragedi bom beberapa waktu lalu, kami harus waspadai setiap orang. Jadi saya harap, (warga) yang tidak punya penjamin, ngga usah ke Surabaya,” kata Risma

Selain itu, Risma juga menghimbau warga agar waspada dengan bahaya kebakaran, pencurian, dan aksi kekerasan. “Siapkan nomer darurat. Lapor ke RT dan RW. Lalu, saya minta semuanya (warga) mengontrol (kondisi rumah) sebelum meninggalkan tempat,” tuturnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (HDR/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:


Risma: Tidak Punya Penjamin, Ngga Usah ke Surabaya