alexametrics

Semburkan Abu 5.500 Meter, Status Gunung Merapi Masih Normal

11 Mei 2018, 10:04:13 WIB

JawaPos.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan status gunung Merapi masih normal. Aktivitas yang terjadi pada Jumat (11/5) pagi merupakan letusan freatik.

Tekanan letusan yang terjadi dalam skala sedang sampai kuat. Tinggi kolomnya mencapai 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan tersebut melontarkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, letusan jenis freatik merupakan letusan yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air. Faktor penyebabnya kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi.

Jenis letusan freatik tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunung aktif. “Biasanya letusan jenis ini hanya berlangsung sesaat. Letusan ini juga terjadi pada gunung Merapi,” ungkap Sutopo melalui rilis yang dikirim ke JawaPos.com, Jumat (11/5).

Untuk itu, Sutopo mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat masih melakukan pemantauan. BPBD Sleman telah menginstruksikan masyarakat yang tinggal di radius 5 km untuk mengungsi ke barak pengungsian. Seperti warga yang berada di Kinahrejo.

Kemudian untuk para pendaki diimbau untuk mengikuti rekomendasi dan tidak memaksakan diri mendekati puncak kawah. Berdasarkan laporan, masih ada 120 pendaki dan saat ini posisi mendekati Pasar bubrah. “Kondisinya semua selamat,” ucap Sutopo.

Informasi lain dilaporkan bahwa hujan abu vulkanik terjadi di Tugu Kaliurang Sleman Yogyakarta.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (apl/JPC)



Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Semburkan Abu 5.500 Meter, Status Gunung Merapi Masih Normal