JawaPos Radar

Pasang Lilin Tanda Belasungkawa, Warga Sumut: Kami Tidak Takut Teroris

11/05/2018, 00:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Pasang Lilin Tanda Belasungkawa, Warga Sumut: Kami Tidak Takut Teroris
Masyarakat Sumut menyalakan lilin di depan Mako Brimob Polda Sumut sebagai tanda duka cita atas tragedi kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok masih menyisakan kesedihan mendalam. Lima anggota Polri tewas dalam tragedi berdarah yang terjadi, Selasa (8/5). Untuk memberikan dukungan semangat kepada Polri, puluhan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi simpatik di depan Mako Brimob Polda Sumatera Utara, Kamis (10/5).

Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 19.00 WIB yang diawali dengan acara doa bersama. Selanjutnya, massa yang didominasi dengan pakaian putih mengheningkan cipta, sambil mendengarkan lagu Gugur Bunga. Beberapa orang peserta aksi tampak meneteskan air mata.

Usai mengheningkan cipta dan berdoa bersama, massa aksi kemudian menyalakan lilin. Suasana pun menjadi lebih haru. Beberapa anak kecil juga tampak memberikan bunga kepada anggota Brimob yang menjaga jalannya aksi.

Pasang Lilin Tanda Belasungkawa, Warga Sumut: Kami Tidak Takut Teroris
Masyarakat Sumut menyalakan lilin di depan Mako Brimob Polda Sumut sebagai tanda duka cita atas tragedi kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Beberapa perwakilan massa juga sempat menyampaikan orasinya. Mereka berulang kali memekikkan kata-kata untuk menyemangati Kepolisian.

"Kami tidak takut teroris. Kami mendukung Kepolisian untuk menindak gerakan radikal yang bisa memecah belah NKRI," teriak massa aksi, Kamis (10/5) malam.

Koordinator massa Ricky Sitorus mengungkapkan, aksi belasungkawa itu sengaja digelar untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya solidaritas dalam bernegara.

"Ini adalah sesuatu yang baik. Kita menunjukkan solidaritas kita dalam berbangsa, antar umat beragama, antar etnis. Kita tunjukkan bahwa kita tidak punya sekat," kata Ricky.

Tidak lupa, dia juga menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban dari Polri. "Kepada para korban, dari jajaran Polri. Kita berduka cita sangat mendalam, dari masyarakat Sumut di sini. Bahwa jasa mereka akan kita ingat, karena kita ingin membangkitkan kembali pesan founding fathers kita. Bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan perjuangan bangsa nya sendiri," pungkasnya.

Selama aksi berlangsung, Jalan Wahid Hasyim sempat diblokir. Aksi berjalan dengan lancar. Sekitar pukul 20.30 WIB, massa kemudian membubarkan diri.

(pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 11/05/2018, 00:15 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up