alexametrics

Merapi Meletus Freatik, 50 Pendaki Masih di Pasar Bubrah

11 Mei 2018, 11:23:09 WIB

JawaPos.com – Merapi mengalami letusan freatik pada Jumat (11/5) pagi sekitar pukul 07.40 WIB. Data dari Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), tercatat ada setidaknya 50 pendaki yang berada di sekitar batas pendakian melalui jalur Selo, Boyolali di Pasar Bubrah.

Kepala TNGM, Ami Nurwati mengatakan, informasi jumlah pendaki itu sudah diperoleh. Pihaknya bekerja sama dengan petugas Search and Rescue (SAR) untuk memantau dan melakukan evakuasi.

“Menjadi tanggung jawab kami untuk mengevakuasi. Kami bersama dengan SAR Boyolali memantaunya,” katanya, di Pos Pengamatan Gunung Merapi, Kaliurang, Jumat (11/5).

Hujan Abu
HUJAN ABU: Kondisi Merapi usai letusan freatik pada Jumat (11/5). (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

Atas kejadian ini, pihaknya melakukan penutupan jalur masuk ke kawasan TNGM. Sebab, dampak abu vulkanik itu bisa mengganggu kesehatan.

“Saya minta kepala seksi pemangku kawasan di Sleman dan Magelang sterilkan radius wilayah agar tidak ada kegiatan di radius lima kilometer ke selatan (Merapi bagian Sleman) dan Magelang tiga kilometer arah barat daya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santoso mengatakan, letusan terjadi sekitar pukul 07.40 WIB.

“Merapi masih normal, belum terpantau pemicunya masih dianalisis. Ini seperti April kemarin,” katanya.

Diketahui, asap setinggi lebih dari 5 kilometer membumbung keluar dari pucuk Merapi. Kepulan asap berwarna putih kehitaman menyebabkan hujan abu di Sleman. “Imbauan warga untuk waspada potensi hujan abu, kami sudah koordinasi dengan BPBD Sleman,” pungkasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (dho/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Merapi Meletus Freatik, 50 Pendaki Masih di Pasar Bubrah