JawaPos Radar

Ngeri! Ular Piton Kembali Muncul di Kloset Warga Bontang

11/03/2018, 07:56 WIB | Editor: Kuswandi
Ular Piton
Petugas pemadam kebakaran dan sejumlah warga berhasil mengevakuasi ular piton dari kloset milik Nuriana Sitorus, warga Jalan Sendawar, Gang Pemula, RT 19, Kelurahan Bontang Baru, Bontang Kaltim, Sabtu (19/3) (Bontang Post/ Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com – Warga Bontang, Kalimantan Timur kembali dibuat geger. Musababnya, fenomena munculnya ular dari lubang kloset kembali terjadi di wilayah ini. Kejadian ini bukan hanya sekali saja terjadi di Bontang. Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) pun sudah beberapa kali menemukan kejadian serupa seperti ini.

Terkini, Sabtu (10/3) tadi malam sekira pukul 10.30 Wita, petugas Disdamkartan berhasil mengamankan ular jenis piton berukuran lebih dari 3 meter yang masuk di dalam kloset warga bernama Nuriana Sitorus, yang berlokasi di Jalan Sendawar, Gang Pemula, RT 19, Kelurahan Bontang Baru. Selama proses evakuasi, petugas Disdamkartan juga didampingi dari pihak trantib.

Kepada Bontang Post (Jawa Pos Grup) Nuriana Sitorus mengatakan, awalnya ular tersebut menampakkan kepalanya ke lubang kloset pada Jumat (9/3) usai magrib. Saat itu, orang yang pertama melihat adalah suaminya. Tak lama, ular tersebut kembali masuk ke dalam kloset. Beberapa waktu kemudian, ular tersebut kembali menampakkan kepalanya. Karena merasa khawatir, alhasil oleh tetangganya diputuskan untuk melaporkan ke petugas Disdamkartan jika ular tersebut muncul kembali.

“Rupanya sehabis magrib (tadi malam, Red.) baru muncul kembali. Segeralah kami panggil Damkar,” ujarnya kepada Bontang Post saat ditemui di kediamannya tadi malam.

Selama proses evakuasi, petugas tampak menemukan beberapa kesulitan. Karena ular tak kunjung muncul, alhasil petugas harus membongkar kloset duduk. Butuh waktu sekira sejam lebih untuk membongkar kloset tersebut. Berkat kerja sama dan kesabaran dari petugas, ular pun akhirnya berhasil ditarik dan diamankan.

“Proses menarik ularnya sempat terjadi kesulitan karena posisi ular yang menyangkut di dalam lubang. Diameter lubang dan tubuh ular pun juga hampir sama. Sehingga untuk menarik tubuhnya harus betul-betul hati-hati,” ucap Yuli Masriyantika, Plt Kasi Pencegahan, Pengendalian, dan Penyuluhan Disdamkartan.

Usai ditangkap, ular jumbo tersebut pun kemudian dibawa ke kantor Disdamkartan untuk ditangani lebih lanjut.

(wnd/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up