JawaPos Radar

Batam Swasembada Ikan, Sisanya untuk Ekspor

11/03/2017, 10:56 WIB | Editor: Ilham Safutra
Batam Swasembada Ikan, Sisanya untuk Ekspor
Salah satu pedagang ikan di Batam (Cecep Mulyana/Batam Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Berada di daerah kepulauan atau di perairan membuat Kota Batam memiliki potensi besar terhadap hasil sumber laut. Sehingga untuk kebutuhan ikan, kota ini sudah bisa swasembada. Bahkan sisanya pun sudah bisa diekspor.

Buktinya sepanjang 2016, produksi ikan di Kota Batam mencapai 48.906,74 ton. Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Husnaini menyebutkan, hasil ikan itu terdiri dari 32.670,53 ton perikanan tangkap, 2.470,36 ton perikanan budi daya laut, dan 2.492,53 ton dari budidaya air tawar.

"Hasil produksi ikan di Batam sudah bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Batam," ungkap Husnaini seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (11/3).

Dia menyebutkan, di Batam rata-rata satu orang mengkonsumsi 30 kg per kapita selama satu tahun. Selain itu bisa memenuhi kebutuhan masyarakatnya, produksi ikan itu juga bisa diekspor  ke luar negeri seperti Singapura. Pada 2015, pihaknya berhasil mengekspor 7.104.050 kg dengan nilai mencapai Rp 88.941.800.000.

Adapun jenis ikan yang paling banyak diekpor diantaranya, ikan kerapu, kakap putih, bawal bintang, dan jenis ikan karang yang bernilai tinggi.

"Sesuai permintaan juga, untuk pengiriman kami bisanya ada yang dalam keadaan hidup dan es," sebut mantan Kepala Bidang Program KP2K Kota Batam ini.

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Batam tengah berusaha untuk meningkatkan produksi ikan. Salah satunya melalui budi daya ikan, selain itu juga membantu prasarana pendukung bagi nelayan dalam memproduksi ikan. "Semakin banyak hasil produksi tentu akan meningkatkan kesejahteraan nelayan juga, " ucapnya. (cr17/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up