alexametrics
P4TKI Malang Masih Upayakan Kepulangan

Nasib TKW Asal Malang, 12 Tahun Tak Digaji dan Dilarang Mandi

11 Februari 2019, 18:16:17 WIB

JawaPos.com- Salah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kota Malang berinisial DA yang bekerja di Amman, Jordania, Timur Tengah mendapat perlakuan tidak manusiawi dari majikannya. Selama 12 tahun dirinya tidak mendapatkan gaji. Bahkan sang majikan juga melarangnya mandi.

Awalnya, perempuan tersebut berangkat sebagai TKW non prosedural alias ilegal. “Memang dari laporan yang kami terima, kondisinya sangat menyedihkan. Dia warga Kota Malang, berangkat ilegal,” ujar Kepala Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Regional Malang Muhammad Iqbal, Senin (11/2).

Dia menjelaskan, selama 12 tahun bekerja sebagai pekerja rumah tangga, DA tidak mendapatkan gaji dari majikannya. Bahkan, untuk sekedar mandi pun, DA baru bisa melakukannya sebulan sekali. “Kerja 12 tahun tidak digaji, bahkan dilarang mandi. Dikasih kesempatan mandi oleh majikannya hanya sebulan sekali,” terangnya.

Iqbal menyampaikan, cerita itu mencuat setelah pihaknya menelusuri bersama sejumlah pihak terkait. Dia mengungkapkan, saat ini DA sudah berhasil diambil dari tempat majikannya dan berada di tempat aman.

Namun, kepulangannya ke Indonesia masih tertahan karena masih harus melalui sejumlah proses hukum sesuai otoritas negara setempat. “Sekarang di selter KBRI Amman, Jordania. Masih belum bisa pulang karena harus selesai di sana dulu proses hukumnya,” paparnya.

Setelah ditelusuri, rupanya Jordania bukanlah negara tujuan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). “Kan sebenarnya bukan negara tujuan penempatan. Tapi dia ada di sana. Nggak tahu siapa yang ngirim, apalagi sudah 12 tahun. Itu berarti ada calo juga,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya sedang mengupayakan kepulangan DA ke Indonesia. Proses itu sendiri sebenarnya sudab dilakukan sejak 2018 lalu. Namun, hingga kini masih belum menemukan titik terang. Iqbal mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan KBRI terkait proses pemulangan tersebut.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Fiska Tanjung

Copy Editor :

Nasib TKW Asal Malang, 12 Tahun Tak Digaji dan Dilarang Mandi