alexametrics

Driver Online Desak PT TPI Ditutup

11 Februari 2019, 12:17:49 WIB

JawaPos.com – Ratusan mobil berjajar rapi di Jalan Dioonegoro, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (11/2). Tepatnya di depan Kantor Gubernur Sumut. Mobil-mobil tersebut milik pengemudi taksi online yang sedang berunjuk rasa. Mereka merasa dirugikan dengan keberadaan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).

Untuk itu, pengunjuk rasa meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menutupnya. PT TPI dituding menjadi anak emas dari perusahaan taksi online. Sehingga driver harus bermitra dengan PT TPI. “PT Grab telah melakukan monopoli usaha,” kata Koordinator Aksi Rahmat Kristian.

Massa yang berunjuk rasa adalah mitra individu. Berbeda dengan driver yang memakai armada dari PT TPI. Mereka mencicil mobil dan membayar dengan potongan langsung dari hasil menarik taksi online.

Sejak keberadaan PT TPI, orderan mitra individu terus berkurang. Melalu sistemnya, PT Grab dituding memprioritaskan mitra TPI. “Driver individu dideskriditkan untuk menarik penumpang. Banyak unit mitra yang ditarik leasing. Sepi orderan,” tukasnya.

Dalam aksinya, massa meminta Edy Rahmayadi untuk turun. Namun setelah lama berorasi, sang gubernur tidak menampakkan diri. Beberapa perwakilan dari Kantor Gubernur sudah meminta pengunjuk rasa untuk berdiskusi di dalam ruangan. Namun massa menolak. Mereka tetap bersikukuh supaya Edy menemui mereka.

“Ayo pak jenderal, turun dari lantai sembilan. Temui kami rakyatmu yang martabatnya diinjak-injak PT TPI,” teriak seorang orator dari atas mobil komando.

Sebagian massa sempat melakukan aksi sweeping kepada driver yang masih bekerja. Sejumlah mobil yang terjaring sweeping langsung memarkirkan kendaraan. Sempat terjadi kericuhan di tengah aksi sweeping. Pemicunya adalah driver yang menolak ikut bersolidaritas dalam aksi unjuk rasa.

Tapi Kericuhan hanya berlangsung sebentar. Massa berhasil ditenangkan. Aksi di bawah terik matahari itu mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Hingga pukul 11.53 WIB, Edy Rahmayadi tidak juga menemui massa.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : prayugo utomo


Close Ads
Driver Online Desak PT TPI Ditutup