alexametrics

‘Oom Mau Apa ke Sini?’ Tanya Isabella Saat Emong Menyelinap Masuk

11 Januari 2019, 05:30:02 WIB

JawaPos.com – Ada petuah kuno menyebut ‘rumput tetangga selalu lebih hijau’. Nah, demikian mungkin dialami Emong, pria 48 tahun yang tinggal di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Gara-gara tidak tahan melihat kemolekan tubuh anak gadis tetangganya, sebut saja bernama Isabella, 18, Emong akhirnya bertindak nekat sehingga berujung penjara.

“Pelaku (Emong, Red) nekat memperkosa gadis berusia 18 tahun, tak lain anak seorang tetangganya. Kejadiannya Sabtu (5/1) siang, sekira pukul 14.30 Wita, dalam kamar rumah korban yang memang bersebelahan dengan kediaman pelaku,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Jumat (11/1).

Tindakan bejat Emong memang tak pernah disangka oleh Isabella. Mendadak siang itu Emong nyelonong datang ke rumah Isabella.

Memang suasana kediaman korban sedang sepi, lantaran kedua orang tuanya berkebun. Melihat kesempatan tersebut, Emong langsung menyebelah. Kebetulan Isabella sedang santai di ruang tengah rumahnya, seketika kaget melihat kedatangan Emong.

“Saat itu korban (Isabella, Red) bilang kepada Emong, ‘Oom mau apa ke sini?’. Lalu dijawab Emong ‘Kamu mau cowok kah?’. Nah, korban bertanya lagi, ‘Cowok siapa om?’ dan setelah itu Emong bilang ‘Wah lupa saya namanya’. Tidak lama setelah itulah Emong langsung bertindak,” jelas Panjaitan.

Secepatnya Emong yang saat masuk sudah mengunci pintu rumah, menyergap tubuh Isabella kemudian menarik ke dalam kamar tidur. Gadis belia itu berusaha melawan, tapi terus ditarik paksa sampai kamar. Sembari mengancam, Emong langsung melucuti pakaian Isabella. Mau tidak mau korban hanya pasrah disetubuhi pelaku.

Tuntas melancarkan aksinya, Emong berlalu meninggalkan korban. Namun sebelum masuk rumahnya, Emong juga masih sempat berkata kepada Isabella, supaya tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Sedangkan Isabella sendiri terus menangis, setelah ‘kehormatannya’ dirampas paksa oleh pria 48 tahun tersebut.

“Sampai kedua orang tuanya pulang dari kebun, korban terus menangis. Jadi, orang tuanya terus mendesak dengan banyak pertanyaan, kenapa anaknya menangis. Di situlah Isabella kemudian buka mulut, telah diperkosa Emong. Maka orang tua korban kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas kami di Polsek Muara Kaman,” tambah Kapolsek.

Tidak menunggu lama, begitu dapat laporan mengenai pemerkosaan itu, polisi langsung bertindak. Emong dicokok dari rumahnya. Pria itu tidak bisa berkelit atas perbuatannya. Kini Emong harus mendekam di tahanan Polsek Muara Kaman, untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Dia dijerat Pasal 285 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerkosaan.

“Saya sangat menyesal. Saya khilaf sehingga tak bisa menahan diri berbuat begitu,” ujar Emong yang terancam hukuman sampai 12 tahun penjara.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : kosong, jpg


Close Ads
'Oom Mau Apa ke Sini?' Tanya Isabella Saat Emong Menyelinap Masuk