alexametrics

Mendapat Tanggapan Sinis soal Karangan Bunga, Rudy: Kami Sudah Biasa

11 Januari 2019, 19:05:41 WIB

JawaPos.com – Ketua DPC PDI Perjuangan menanggapi santai soal pernyataan sinis dari Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso yang menyebut karangan bunga sebagai simbol kematian. Menurutnya, karangan bunga yang dikirimkan tersebut sebagai bentuk ucapan selamat.

Tetapi, jika dari pihak BPN menanggapinya berbeda, Rudy pun tidak mempermasalahkannya. “Kami memberi ucapan selamat itu tidak ada persoalan. Kalau sana sinis ya biarkan kami sudah biasa, saya dan teman-teman enggak akan sinis. Saya juga tidak pernah mengajari anak saya untuk sinis dengan orang lain,” ungkap Rudy kepada JawaPos.com, Jumat (11/1).

Selama ini, dirinya hanya mengikuti pesan dari Megawati Soekarnoputri untuk melakukan kampanye secara santun dan menjaga persaudaraan. Sehingga jika pihaknya mendapatkan tanggapan yang tidak mengenakan dari kubu lawan, tidak akan membalasnya.

“Karena kita dipesan oleh Bu Mega (Megawati), kampanye yang santun. Jaga persaudaraan, persahabatan kerja yang baik. Jangan saling mengecek, ” ungkapnya.

Rudy pun meminta kepada jajarannya agar menanggapi permasalahan tersebut dengan bijaksana. Rudy juga menegaskan, pihaknya mengajak kepada semua pihak termasuk kubu lawan untuk ikut menjaga pesta demokrasi agar bisa berjalan menggembirakan dan situasi kondusif. Agar Solo menjadi kota yang aman, nyaman untuk ditinggali.

Sekadar diketahui, Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso menanggapi sinis karangan bunga yang dikirimkan oleh PDI Perjuangan. Bahkan dengan tegas Djoksan menganggap karangan bunga itu sebagai simbol kematian. “Mereka ingin kita mati, ya kan,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo



Close Ads
Mendapat Tanggapan Sinis soal Karangan Bunga, Rudy: Kami Sudah Biasa