JawaPos Radar | Iklan Jitu

Hujan Dua Jam, Banjir Kepung Kota Malang

Halaman Parkir Rumah Makan Terendam, Cuma Atas Mobil yang Terlihat

10 Desember 2018, 19:00:20 WIB
banjir malang rumah makan mobil terendam air
Rumah Makan Ringin Asri yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang terendam banjir hingga separo bangunan. Mobil-mobil yang terparkir di sana hanya tampak bagian atasnya saja. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang selama kurang lebih dua jam mengakibatkan banjir di beberapa titik. Salah satu titik yang parah adalah di Rumah Makan Ringin Asri, di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Mojolangu, Lowokwaru. Rumah makan tersebut terendam air hingga separuh bangunan.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, mobil yang berada di halaman rumah makan itu juga tak luput dilahap banjir. Bahkan, mobil berwarna putih yang tidak diketahui jenisnya hanya terlihat bagian atasnya saja. Ada juga satu unit Suzuki Ertiga berwarna putih yang nyaris tak terlihat lagi. Sedangkan satu unit Toyota Kijang warna cokelat tampak hanya terlihat sedikit bagian atasnya.

Sementara itu, air juga terlihat meluap hingga ke jalan raya di depan rumah makan. Salah satu saksi mata Farid Hamdani mengatakan, mobil tersebut merupakan milik pembeli yang sedang makan siang saat hujan deras mengguyur. "Air datang dari saluran di depan rumah makan dan masuk ke halaman. Begitu deras sampai tidak sempat dipindahkan," ujarnya.

Mobil yang terparkir itu akhirnya mogok lantaran kap mesin dan sebagian dalamnya kemasukan air. Beruntung mobil tak hanyut meski air begitu deras mengalir.

Selain itu, banjir juga terpantau di beberapa titik. Antara lain di Jalan Gajayana, Kelurahan Ketawanggede, sekitar Sardo Swalayan dengan ketinggian air sekitar 50 cm, Jalan Borobudor depan Pasar Blimbing, Jalan Soekarno Hatta hingga Jalan Candi Telagawangi, Kelurahan Mojolangu.

Salah satu pengendara motor Fajar Aditia mengatakan, hujan deras itu membuat saluran air di kawasan Jalan Gajayana tak mampu menampung debit air. “Di sekitar Sardo Swalayan ini kontur jalannya menurun. Kalau saluran airnya buntu, wajar kalau menggenangi jalan,” kata dia.

Banjir juga terlihat di depan Pasar Blimbing. Bahkan, genangan air setinggi 30-50 cm membuat sejumlah pengendara motor tidak berani melintas. Pemandangan lain terlihat di kawasan flyover Arjosari. Sebuah pohon berukuran besar tumbang persis di tengah jalan menanjak. Hal itu membuat jalan menjadi macet.

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : (fis/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini