JawaPos Radar | Iklan Jitu

Asyik Tiduri Istri Orang, Caleg Partai Berkarya Digerebek

10 Desember 2018, 15:14:42 WIB
Kasus Perselingkuhan
ILUSTRASI: Seorang Calon Legislatif (Caleg) yang maju untuk DPRD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) digerebeg di dalam sebuah kamar kos bersama dengan Wanita Idaman Lain (WIL). (dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Seorang Calon Legislatif (Caleg) yang maju untuk DPRD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) digerebeg di dalam sebuah kamar kos bersama dengan Wanita Idaman Lain (WIL) yang merupakan teman sekolahnya pada Minggu (9/12) dini hari. Terlapor berinisial RH, 43, tinggal di Jalan Wijaya Kusuma 7 RT 11/13 Desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman diketahui dari Partai Berkarya.

Panit Reskrim Depok Timur, Kabupaten Sleman, Ipda Bambang Widyatmoko mengatakan, RH digerebek bersama WIL berinisial KDA, 43, di sebuah kamar kos yang dijaganya di daerah Jalan Gambuh Ganjuran RT9/64, Dusun Manukan, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. "Saat digerebek keduanya sedang tidur," katanya, saat dikonfirmasi Senin (10/12).

Dikatakan Bambang, penggerebekan dilakukan atas laporan dari suami KDA bernama Sugiarto, warga Kecamatan Gondokusuman, Kota Jogjakarta. Meminta petugas untuk didampingi karena mendapati posisi Global Positioning System (GPS) sang istri berada di tempat peristiwa itu.

Setelah diamakan dan diperiksa, RH dan KDA diketahui merupakan teman Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka juga sudah mempunyai kedekatan sejak lama. "Keduanya bertemu saat ada reunian SMP," kata Bambang.

RH secara terang-terangan juga mengaku sebagai Caleg Partai Berkarya yang maju untuk DPRD Kabupaten Bantul pada 2019 mendatang. Selain berstatus sebagai Caleg, ia juga merupakan seorang duda.

Sementara untuk KDA statusnya bersama dengan suami yang merupakan pelapor kejadian perzinaan ini sudah merenggang. Bahkan keduanya lama tak tinggal bersama. "Suaminya juga sedang mengajukan gugatan cerai," ucapnya.

Atas kejadian ini, Caleg itu dikenai Pasal 284 mengenai perzinaan. Sambil menunggu proses hukum berjalan, ia diminta untuk wajib lapor 2 kali dalam seminggu. "Pelapor minta kasus ini tetap diproses," pungkasnya.

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : (dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini