JawaPos Radar

Status Barujari Waspada, Petugas Tambah Posko Pengungsian

10/11/2015, 00:45 WIB | Editor: husain
Status Barujari Waspada, Petugas Tambah Posko Pengungsian
AKTIVITAS MENINGKAT: Letusan Gunung Barujari Lombok, NTB, semakin meningkat. Senin (9/11) anak Gunung Rinjani ini memuntahkan lava. (Ivan Mardiansyah/Lombok Post/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau mengimbau warga untuk waspada terkait kondisi aktivitas Gunung Barujari, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terus meningkat. Bahkan laporan terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Barujari memuntahkan lava, Senin (9/11).    

 

Kepala BNPB Sutopo mengingatkan masyarakat yang berada di sepanjang Sungai Koko Putih untuk menjauh. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang aliran sungai.

Peningkatan kewaspadaan telah diinstruksikan pada seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota se-Pulau Lombok. Selain itu, BPBD provinsi telah menambah jumlah posko evakuasi atau pengungsian yang ada di sana, dari sembilan menjadi tiga belas posko.

Posko didirikan di desa yang tergolong ring 1 atau jarak dari kawah radius 10 Km seputaran Gunung Rinjani. Pihak BPBD NTB juga sudah mempersiapkan kondisi terburuk dengan berkoordinasi dengan TNI, Polri, Satpol PP, Tagana, PMI, PVMBG dan unsur lainnya.

"Tapi sejauh ini belum ada pengungsian," jelas Sutopo kepada Jawa Pos di Jakarta.

Sementara terkait kondisi penerbangan, kata Sutopo, masih menyesuaikan kondisi sebaran abu vulkanik. Bandara Internasional Lombok dan Selaparang Mataram masih ditutup hingga hari ini. Sementara, Bandara Ngurah Rai Bali sudah mulai dibuka kemarin pagi. (mia/hsn/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up