alexametrics

Lindungi Warga dengan Kartu Desa Sehat

10 Oktober 2019, 08:10:31 WIB

JawaPos.com – Sejak 2017 pemerintah Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, meluncurkan program Kartu Desa Sehat sebagai solusi untuk menjamin kesehatan warga desa yang tidak memiliki jaminan kesehatan (BPJS).

Melalui Kartu Desa Sehat, 150 warga Girimukti mendapat fasilitas pengobatan gratis di posyandu, polindes, bidan desa, dan puskesmas dengan anggaran sekitar Rp 50 juta per tahun.

Kades Girimukti Akung Syamsudin menuturkan, meski sudah ada kartu Indonesia sehat (KIS) dan BPJS, banyak warga miskin yang tidak kebagian kartu tersebut. ’’Sekalipun saya ajukan, tetap tidak bisa dapat. Untuk itu, Kartu Desa Sehat dibuat sebagai bentuk perhatian kami kepada masyarakat,’’ ujarnya.

Masyarakat kurang mampu yang sedang sakit bisa berobat ke puskesmas. Syaratnya, membawa Kartu Desa Sehat Girimukti, kartu tanda penduduk (KTP), dan kartu keluarga (KK). ’’Setelah diobati, maka proses administrasi berlangsung. Pembayaran untuk masyarakat kurang mampu akan dibayar dengan uang PAD,’’ terangnya.

Pengobatan itu juga berlaku untuk warga lanjut usia dengan kategori penyakit ringan dan ibu melahirkan dengan nilai bantuan Rp 500 ribu–Rp 700 ribu. Bantuan tersebut hanya diberikan di puskesmas. ’’Kalau harus dirujuk, akan diberikan bantuan transportasi menuju RS rujukan dengan jarak maksimal 40 kilometer,’’ tuturnya.

Untuk menjamin agar program itu tepat sasaran, pemerintah desa melakukan sensus kependudukan secara berkala guna memastikan kondisi ekonomi dan sosial warganya. Pemerintah desa juga akan menerapkan sistem pembayaran nontunai (autodebit) untuk pembayaran pengobatan sehingga pengelolaan administrasi lebih akuntabel.

LAYANAN KESEHATAN: Melalui Kartu Desa Sehat, 150 warga Girimukti mendapat fasilitas pengobatan gratis di posyandu, polindes, bidan desa, dan puskesmas.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM



Close Ads