Wah, DPRD DKI Sebut OK OCE Habiskan Rp 10 Miliar Untuk Hal Sepele

10/09/2018, 17:15 WIB | Editor: Erna Martiyanti
OK OCE Mart di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat yang masih beroperasi. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - DPRD DKI Jakarta menilai anggaran Rp 98 miliar untuk program OK OCE belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan Rp 10 miliar diantaranya hanya digunakan untuk hal yang sepele.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan program andalan Pemprov tersebut menghabiskan sekitar Rp 10 miliar untuk menata ruangan dan membeli pendingin ruangan atau AC yang tersebar di 44 kecamatan di Jakarta.

"Anggaran Rp 10 miliar untuk beli AC, setting ruangan (seperti) meja dan kursi yang (ada) di setiap kantor kecamatan, ada 44 kecamatan," kata Bestari di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (10/9).

Setelah dijabarkan, Bestari menyampaikan dari total Rp 98 miliar yang dianggarkan, sekitar Rp 82 miliar telah dialokasikan untuk pendampingan dan monitoring oleh PGO. Namun, untuk lebih mendalam dirinya tidak dapat menjelaskan rincinya.

"Untuk pastinya harus ditanyakan di kantor kecamatan OK OCE, tapi kalau mau tahu jelasnya ke mereka ya yang tahu persisnya bagaimana," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Bestrari menilai program OK OCE belum sepenuhnya melibatkan masyarakat bahkan, pencapaian pun masih dikatakan jauh dari target. Sebab, jika dijanjikan akan memberikan 45 ribu UKM permodalan, tetapi kenyataanya sudah sudah hampir 1 tahun baru hanya 300 orang yang menerima.

"Kajiannya enggak komprehensif, dari 45 ribu berbanding 300-400 orang yang dapat. Kalau tahun depan tidak juga menyertakan alokasi untuk permodalan saya berpegang teguh bahwa ini harus dihapus saja program ini," tandasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi