JawaPos Radar

Terlibat Narkoba, Bocah SD Serahkan Diri

10/09/2018, 14:43 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Tersangka Narkoba
Siswa SD di Makassar diduga terlibat peredaran narkoba. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Bocah berinisial RE menjadi incaran polisi. Siswa Sekolah Dasar (SD) kabur setelah rekannnya yang berinisial AR, 16, ditangkap atas kasus peredaran narkoba pada Agustus lalu. Setelah sekitar sebulan dalam pelarian, RE akhirnya menyerahkan diri.

Kapolsek Tallo Makassar Kompol Amrin AT mengatakan, RE diantarkan ibunya ke kantor polisi pada Jumat (7/9) pekan lalu. Penyerahan diri dilakukan setelah polisi berkali-kali membujuk orang tua bocah 12 tahun itu agar membiarkan anaknya diproses hukum.

"Sebelumnya penyidik sudah mendatangi terus orang tuanya, membujuk. Dalam kasus ini, kami memang mesti melakukan pendekatan khusus karena ditakutkan si anak trauma," kata Amrin saat dikonfirmasi di Makassar, Senin (10/9).

Kini, RE dititipkan ke pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. RE menyusul rekannya AR yang telah lebih dulu mendapatkan bimbingan di sana.

"Mereka untuk sementara di sana untuk menunggu proses hukumnya rampung. Sebelum diserahkan orang tuanya ke polisi, anak itu diungsikan ke rumah keluarga dan teman-temannya," terang Amrin.

Polisi terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba yang melibatkan bocah SD dan SMP itu. Dari interogasi awal, RE mengaku mendapatkan paket sabu tak bertuan di posyandu di sekitar rumahnya. Barang itu kemudian diserahkan ke rekannya untuk dijual.

"Bisa jadi ini jaringan terputus. Tapi kami tetap dalami, apa benar dia tidak tahu siapa pemilik awal barang. Kami pelan-pelan agar anaknya tidak trauma," jelas Amrin.

Sebelumnya, siswa kelas II SMP berinisial AR ditangkap polisi di Jalan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (6/8) lalu. Dia diringkus ketika hendak menjual narkotika jenis sabu.

Kepada polisi, AR mengaku memperoleh sabu dari seorang rekannya berinisial RE yang belakangan diketahui masih duduk di bangku kelas V SD. Paket sabu rencananya dijual seharga Rp 200 ribu dan hasilnya akan dibagi dua.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up